SuaraMalang.id - Rumah rusak terdampak Gempa Malang magnitudo 6,1 bertambah. Dilaporkan total 5.924 rumah rusak berdasar data BPBD Kabupaten Malang per 15 April 2021.
Sebelumnya, data BPBD Kabupaten Malang per 14 April 2021 mencatat 5.010 rumah rusak terdampak gempa dengan tingkat kerusakan mulai ringan, sedang dan berat.
Plt Kabid Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Kabupaten Malang, Sardono Irawan, mengatakam, rincian update jumlah rumah rusak, yakni 2.959 unit rusak ringan, 1.679 unit rusak sedang dan 1.295 unit rusat berat yang tersebar di 29 Kecamatan yang terdampak gempa.
Sedangkan untuk fasilitas umum juga ada penambahan kerusakan di fasilitas bangunan ibadah dan fasilitas umum.
Sebelumnya dari data per 14 April 2021 sendiri ada 95 unit rumah ibadah yang rusak dan ada 23 unit fasilitas umum (fasum) yang rusak. Kekinian, bertambah menjadi 104 unit rumah ibadah rusak.
"Lalu untuk fasum sebelumnya ada 23 unit kerusakan dan sekarang bertambah menjadi 28 unit. Kemudian untuk sekolah dan fasilitas kesehatan masih tetap dan tidak ada penambahan," katanya dikutip dari timesindonesia.co.id jaringan suara.com, Jumat (16/4/2021).
Ia menambahkan, kendala yang dihadapi dalam penangan pasca gempa adalah minimnya jumlah personel. Kemudian, kekurangan alat berat untuk membersihkan puing-puing bangunan. Lalu sebaran para relawan yang memang masih belum merata dan terkoodinir.
"Cakupan wilayah terdampak kan cukup luas juga. Apalagi kita juga terhambat di komunikasinya. Hal itu karena sebagian besar wilayah terdampak tersebut masih minim sinyal," pungkasnya.
Baca Juga: 4.805 Keluarga Terdampak Gempa di Kabupaten Malang Alami Trauma
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM