SuaraMalang.id - Sejumlah mahasiswa Universitas Jember (Unej) mendukung polisi dalam penuntasan kasus pelecehan seksual anak yang menjerat oknum dosen Unej berinisial RH.
Para mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Tolak Kekerasan Seksual itu meminta polisi segera menahan oknum dosen Fisip Unej yang diduga melakukan pencabulan terhadap ponakan sendiri yang masih di bawah umur itu.
“Kita berharap agar pelaku segera ditahan. Kita akan mengawal kasus ini antara lain dengan membuat petisi dukungan. Aksi dukungan secara inklusif melibatkan berbagai elemen yang ada,” kata perwakilan Koalisi Tolak Kekerasan Seksual, Trisna Dwi Yuni Aresta dalam kegiatan virtual, Selasa (13/4/2021).
Aktivis LPM Imparsial itu melanjutkan, bahwa pengungkapan kasus kekerasan seksual yang melibatkan kalangan terpelajar, mahasiswa ataupun dosen tidak bisa dipisahkan dari peran lembaga pers mahasiswa (LPM). Dicontohkannya dalam kasus Agni di UGM yang diungkap oleh LPM Balairung UGM. Kemudian kasus Ruri mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unej juga salah satunya diungkap dari LPM Ideas yang berbasis di FIB Unej.
Baca Juga: Dosen Unej Pencabul Anak di Bawah Umur Ditetapkan Jadi Tersangka
"Justru mereka yang berasal dari latar belakang akademisi bisa menjadi pelaku di dalamnya. Dari kasus Agni di UGM, Kami Ruri Sastra Unej, hingga kasus yang baru-baru ini terjadi menjadi pesan kepada kita semua untuk saling bersinergi untuk mengentas kasus kekerasan seksual di kampus," sambungnya.
Terpisah, pendamping korban pelecehan seksual dari Pusat Perlindungan Terpadu (PPT) Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jember, Solehati menjelaskan, kondisi psikis korban terus membaik. Pendamping juga memberikan fasilitasi dengan berkomunikasi ke pihak sekolah agar korban bisa melanjutkan pendidikannya.
“Kami juga memberikan rumah aman untuk penyintas dan ibunya, yakni di lokasi yang dirahasiakan agar lebih memberikan rasa aman kepada mereka,” papar Solehati.
Kontributor : Adi Permana
Baca Juga: Tak Ada Toleransi Bagi Pelaku Pelecehan Seksual, Rektor Unej: Speak Up!
Berita Terkait
-
Jaringan Predator Seks Anak di NTT: Sosok VK Diduga Jadi 'Makelar' Eks Kapolres Ngada!
-
Update Kasus Kekerasan Seksual Eks Kapolres Ngada: Komnas HAM Ungkap Temuan Baru, Apa Itu?
-
UU TPKS: Jalan Terjal Beban Pembuktian dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual
-
Geram Puan Maharani, Minta Eks Kapolres Ngada Harus Dipecat dan Dihukum Berat
-
Aksi Bejat Eks Kapolres Ngada, Lakukan Kekerasan Seksual Anak Hingga Sebar Video ke Forum Pedofilia
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan