SuaraMalang.id - Mendengar kata kuburan atau pemakaman, tentunya akan terbayang tempat yang angker, horor, menyeramkan dan berbagai hal yang dikaitkan dengan aktivitas mistis. Namun, ada terobosan menarik yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, yakni menggelar lomba bersih makam.
Aktivitas yang terbilang unik ini dilakukan Pemkot Madiun dengan melibatkan kelurahan serta organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Madiun Totok Sugiarto mengatakan, lomba kebersihan makam tersebut menindaklanjuti instruksi Wali Kota Madiun. Juga di sisi lain, langkah tersebut sebagai upaya mengubah stigma masyarakat terkait kondisi pemakaman yang angker, gelap dan kotor.
"Makam juga bisa untuk kebutuhan sehari-hari, hal ini juga menindaklanjuti persiapan menjelang bulan suci ramadhan," katanya seperti dilansir Suaraindonesia.co.id-jaringan Suara.com pada Rabu (7/4/2021).
Dia menjelaskan, lomba kebersihan makam sudah berjalan selama dua tahun dan diikuti 85 titik makam yang ada di Kota Madiun. Salah satu poin utama penilaiannya adalah membuat makam menjadi bersih. Apalagi pada situasi pandemi seperti ini, kebersihan makam menjadi hal yang penting.
Lebih lanjut, dia mengemukakan ada beberapa kriteria penilaian lomba kebersihan makam, sehingga ke depannya bisa bersaing untuk perlombaan di tingkat lebih tinggi lagi.
"Kriterianya kebersihan, kenyamanan, dan penataan ruang. Sedangkan untuk pewarnaan dilakukan murni dari swadaya masyarakat atau ahli waris," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kelurahan Nambangan Lor Slamet menyampaikan terima kasihnya kepada semua jajaran terkait atas terpilihnya Makam Kiageng Budug bisa tampil dalam perlombaan kebersihan makam. Apalagi di makam tersebut juga ada salah satu makam seorang yang membatat Nambangan Lor.
"(Perlombaan) sudah kedua kalinya, dimana di periode sebelumnya kita dapat juara tiga tinggal kecamatan. Diharapkan kedepan bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar. Lantaran dimasa pandemi seperti ini, bisa memanfaatkan makam untuk suatu hal yang lebih baik," ucapnya.
Baca Juga: Kuburan Cina di Jambi Terbakar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos