SuaraMalang.id - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang Ade Herawanto resmi dicopot dari jabatannya lantaran tersandung kasus narkoba. Pemerintah Kota Malang juga memastikan tak ada bantuan hukum untuk Ade.
Hal itu diungkap Wali Kota Malang Sutiaji dalam konferensi persnya di Balai Kota Malang, Selasa (30/3/2021).
"Dari Pemkot Malang tidak ada bantuan hukum," kata dia.
Ia melanjutkan, alasan tak memberi bantuan hukum, karena pada kasus tersebut, Ade tidak menjalankan tugas kedinasan.
"Kita bantu jika ada kedinasan, tapi kalau kasus tersebut tidak dalam kedinasan maka tidak ada bantuan hukum. Jadi contohnya kalau narkoba dia mungkin di sana bukan nama instasi tapi pribadi," sambungnya.
Wali Kota Sutiaji mendukung penuh proses hukum yang dilakukan pihak kepolisian, dalam hal ini Polda Jatim. Sebab, Ia berkomitmen untuk memberantas perederan narkoba di wilayahnya.
Bahkan, dalam waktu dekat ini ASN Pemkot Malang bakal dites bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).
"Dan untuk itu kami akan melakukan tes urine kepada ASN Pemkot Malang terutama Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kepala Bidang, dan Kasi (Kepala Seksi). Dan nanti juga akan ada sampling dari staf," ujarnya.
Diberitakan, Ade Herawanto (sebelumnya ditulis inisial AH) ditangkap Polda Jatim lantaran kedapatan 1,5 gram narkoba jenis sabu, Kamis (25/3/2021). Sebelumnya, operasi penggerebekan itu diwarnai drama 'salah gerebek' perwira TNI AD, Kolonel I Wayan Sudarsana di Hotel Regents Park, Kota Malang.
Baca Juga: Wali Kota Malang Copot Kepala Dinas Pertanian Tersangka Narkoba
Buntut kesalahan prosedur itu, sejumlah 4 anggota Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Malang Kota ditahan Propam sembari menunggu sidang etik. Sedangkan Kepala Satreskoba dimutasi sebagai analis kebijakan di Polda Jatim.
Insiden salah gerebek itu menjadi perhatian serius Mabes Polri.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
Terkini
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen
-
Dicekal di Pintu Pesawat Saat Hendak Umrah, Kiai Marzuqi Curiga Ada yang Pesan ke Intelijen Saudi
-
BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis
-
Tak Hanya Balapan, BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di MotoGP Mandalika 2026
-
BRI Kembali Pimpin Peringkat Merek Paling Bernilai di Indonesia, Pertahankan Prestasi