SuaraMalang.id - Kecelakan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu kembali terjadi di Dusun Krajan, Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Senin (29/3/2021) sekitar pukul 12.00 WIB. Kecelakan itu melibatkan minibus Toyota Yaris dengan Kereta Api Penataran Dhoho, jurusan Surabaya - Blitar.
Akibat peristiwa itu, penumpang minibus Nindya Valian Ramadani bestatus siswi kelas VI SD meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan pengemudi yang juga ibu korban, Vina Anggraini, warga Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung kini telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, lantaran luka berat.
Diketahui, Nindya baru saja pulang dari SDN 11 Sumberpucung.
“Tadi (Nindya) tryout, terus dijemput ibunya,” kata Dwi Puput, salah satu guru SDN 11 Sumberpucung, dikutip dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, Senin.
Kronologinya, minibus yang dikendarai ibu dan anak tersebut melaju dari arah Utara menuju Selatan, bersamaan dengan kereta api Penataran Dhoho yang melaju dari arah Timur menuju Barat.
Diduga, pengemudi tidak mengetahui kereta api yang akan melintas dari arah Timur di perlintasan tanpa palang pintu tersebut.
Kekinian, jenazah Nindya langsung dievakuasi ke Puskesmas Sumberpucung. Sementara ibunya, menjalani perawatan di Rumah Sakit Ramdani Jatikerto akibat mengalami luka berat akibat peristiwa itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi