SuaraMalang.id - Sejumlah 10 dari 170 penghuni Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur Kota Malang yang kedapatan reaktif Covid-19 usai tes antigen dipindah ke Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard, Selasa (2/3/2021). Mereka akan menjalani isolasi mandiri.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr. Husnul Muarif menjelaskan pemindahan 10 orang itu untuk mengurangi kerumunan di kompleks panti asuhan. Kemudian, mereka bisa mengurus diri sendiri alias mandiri. Pertimbangan terkahir, terdapat gejala batuk yang tidak kunjung membaik.
"Jadi informasi awal yang kami dapat 10 orang itu adalah mahasiswa PKl (magang) dan pengasuh. Akhirnya kami bawa ke RS Lapangan untuk perawatan lebih baik dan kondisinya (diharapkan) bisa segera membaik," kata Husnul, Selasa.
Perlu diketahui, sebelumnya diberitakan 170 orang yang terdiri dari pengasuh dan anak berkebutuhan khusus (ABK) di Panti Asuhan Bhakti Luhur Malang mengikuti tes rapid antigen dan hasilnya reaktif Covid-19. Tes massa dilakukan menyusul laporan sejumlah lima orang penghuni panti yang mengeluhkan sakit flu dan batuk, Kamis (26/2/2021) pekan lalu.
Husnul melanjutkan, sejumlah 160 orang penghuni panti menjalani isolasi mandiri di kompleks panti asuhan dan mendapatkan pengawasan ketat dari Puskesmas Mulyorejo. Tenaga kesehatan akan berkoordinasi dengan pengasuh di sana untuk memenuhi nutrisi dari anak berkubutuhan khusus dan pengasuh yang kedapatan mendapat hasil reaktif.
"Saat ini sedang kami pantau terus kesehatannya dari hari ke hari. Semoga nanti saat dilakukan tes antigen lagi sudah mendapat hasil negatif," ujarnya.
Kontributor: Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota
-
Cara Dinkes Kota Malang Antisipasi Superflu H3N2, Jangan Tunda-tunda Keluhan Kesehatan!