SuaraMalang.id - Struktur batu bata kuno ditemukan kembali di Kabupaten Bondowoso. Diduga batu bata tersebut berasal dari era Majapahit.
Sebelumnya ditemukan struktur batu bata kuno juga ditemukan di pemukiman warga.
Terbaru, warga di Kabupaten Bondowoso menemukan struktur bata di persawahan Dusun Bataan, Desa Jebung Kidul Kecamatan Tlogosari.
Salah seorang warga, Ahmad Ja'far (43) menuturkan, batu bata tersebut ditemukannya saat melatih kecepatan terbang merpati bersama beberapa teman. Ketika menyisir lokasi bermain, tak sengaja Ia melihat batu bata kuno itu.
Baca Juga: Viral Foto Keluarga Piknik di Malang Tahun 1973, Sosok Ibunya Bikin Salfok
"Saya pun berhenti karena penasaran, lantas menggalinya," ujarnya, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id media jejaring suara.com, Kamis (25/2/2021).
Ia melanjutkan, penemuan batu bata kuno tersebut sudah tiga hari lalu.
"Awalnya saya mengira batu bata biasa. Bentuknya masih utuh dan saya simpan," sambung dia.
Lantaran bentuknya batu bata berbeda dari umumnya. Ia memutuskan menggali tanah yang menutup setengah bagian batu bata itu menggunakan alat seadanya. Menurutnya, sudah ada enam orang yang menemukan bata tersebut.
"Ternyata benar ada batu bata kuno di persawahan," imbuhnya.
Baca Juga: Struktur Batu Bata Kuno Diduga Era Majapahit Ditemukan Warga Jombang
Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Sejarah dan Kepurbakalaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso, Hery Kusdaryanto mengatakan, diduga kuat struktur batu bata kuno itu memang benar cagar budaya.
"Ditemukan banyak sekali struktur batu bata. Formasi struktur batu bata kuno juga masih asli," katanya.
Bentuk struktur temuan tersebut hampir mirip dengan bata kuno yang ditemukan di Desa Alas Sumur Kecamatan Pujer.
"Batu bata tersebut model Majapahitan karena dibuat dengan teknik kosot (gosok)," kata Hery.
Ia melanjutkan, area sebaran struktur bata kuno itu diperkirakan mencapai 2 hektar. Berdasarkan informasi warga struktur batu bata kuno terpendam mengikuti alur pematang sawah.
"Orientasi arah sebaran diduga dari Barat ke Timur," jelasnya.
Berita Terkait
-
Ortunya Tega Banget, Bayi Ditemukan jadi Mayat di Tumpukan Sampah Kawasan Tanah Abang
-
Minta Waktu Susun Eksepsi Tapi Ditolak Hakim, Tim Hasto: Kami Bukan Bandung Bondowoso
-
Kronologi Temuan Mayat Ibu dan Anak Dalam Toren di Tambora, Berawal dari Laporan Kehilangan
-
Mayatnya Diduga Disembunyikan di Toren Air, Polisi Kejar Terduga Pembunuh Ibu-Anak di Tambora
-
Geger Penemuan Mayat Ibu-Anak Dalam Toren di Tambora, Ada Luka di Bagian Kepala
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan