SuaraMalang.id - Pengangguran terbuka di wilayah Kota Malang diklaim masih tinggi. Pemicunya pandemi Covid-19.
Merespon itu, Pemkot Malang melalui Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Malang didorong untuk merancang program kerja yang mampu membuka lapangan kerja, realisasinya ditargetkan pada 2022.
Wali Kota Malang Sutiaji mengingatkan kepada dinas terkait untuk dapat mencari peluang kerja bagi masyarakat Kota Malang.
"Utamanya saat ini di masa-masa pandemi seperti ini; angka pengangguran terbuka kita cukup tinggi. Jadi saya minta DisnakerPMPTSP dapat bekerja maksimal menekan angka tersebut," ujarnya dikutip suara.com melalui keterangan tertulisnya, Selasa (23/2/2021).
Ia menambahkan, agar melalui perancanangan program kerja juga semakin meningkatkan koordinasi antar lembaga dan organisasi perangkat daerah.
"Kegiatan ini memang rutin dilaksanakan disetiap awal tahun; namun melalui kegiatan ini kita dapat melakukan koordinasi antar Perangkat Daerah di lingkungan Kota Malang untuk meningkatkan kinerja kita," imbuhnya.
Wali Kota Sutiaji juga mengimbau dinas terkait untuk fokus dalam melaksanakan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) tahap pertama di bekas mal ramayana atau mal alun-alun Kota Malang.
"Tahun 2021 ini, segera lakukan revisi DED dan renovasi interior seperti yang telah direncanakan," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Disnaker PMPTSP, Erik Setyo Santoso mengatakan bahwa kegiatan ini digelar untuk memperoleh masukan dalam rangka penajaman target kinerja sasaran, program, kegiatan, lokasi dan kelompok sasaran dalam rancangan Renja Perangkat Daerah.
Baca Juga: Viral Pasutri di Malang Punya 15 Anak, Warganet: Gen Halilintar Kalah
"Selain itu, hasil pembahasannya nanti akan dirumuskan dalam Berita Acara Kesepakatan dan ditandatangani oleh unsur yang mewakili," ujar Erik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang