SuaraMalang.id - Penampilan seorang warganet yang disebut-sebut dari kalangan orang kaya ini tengah jadi perbincangan lantaran dinilai berbanding terbalik dengan kondisi ekonomi keluarganya.
Ia yang berasal dari keluarga kaya malah mengaku nyaman berpakaian robek dan compang camping. Menariknya, bukan cuma dia saja yang suka mengenakan baju lama, tapi seluruh keluarganya juga punya kebiasaan serupa.
Lewat sebuah unggahannya di akun Tiktok @cnlulaby, ia menunjukkan bukti kebiasaan pakai baju robek di keluarganya tersebut.
Ia mengaku bahwa baju-baju di rumahnya sudah berumur puluhan tahun hingga wujudnya robek di sana-sini.
"Apa cuma di keluarga gue, pakai baju bisa sampai puluhan tahun," tulis akun tersebut.
Pemilik akun Tiktok tersebut lantas memperlihatkan beberapa anggota keluarganya yang sedang mengenakan baju robek.
Baju-baju yang dikenakan tampak sudah tak utuh lagi dan memiliki lubang di beberapa tempat seperti di lengan dan punggung. Bahkan, modelnya pun sampai berubah jadi model lain.
"Sampai jadi model sabrina, padahal baju lain ada," tulisnya.
Pemilik akun ini menyebut keluarganya memiliki baju lainnya yang lebih bagus. Namun, mereka akan tetap memilih mengenakan baju robek itu karena sudah terlanjur nyaman. baju-baju itu belum akan dibuang jika belum parah kerusakannya.
Baca Juga: Keluarga Tajir Pakai Baju Robek Puluhan Tahun, Tak Dibuang Jika Belum Parah
"Nggak akan dibuang sampai benar-benar rusak," tulisnya lagi.
Melihat video tersebut, para warganet lantas memberikan beragam tanggapan. Beberapa dari mereka mengaku memiliki kebiasaan yang sama dengan keluarga tersebut.
"Gue juga please, tapi kadang diem-diem udah dijadiin emak keset. Kadang gue sampai ngambek wkwkw lagian kaga bilang-bilang," tulis warganet dengan akun @barbequ***.
"Makin robek makin enak nggak sih, apa lagi baju barong bali haha," tulis warganet lain dengan akun @billy.yl***.
"Emang bener baju lama lebih nyaman," tulis warganet lain dengan akun @somat***.
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Berita Terkait
-
Update Kasus Pelanggaran Prokes Viensboys, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Semprot Parfum tapi Ogah Bayar, Aksi Wanita di Swalayan Ini Dikecam
-
Viral! Tangani Sarang Tawon Pakai Kantong Plastik, Publik: Apa Tidak Sobek?
-
Apes! Asyik Joget TikTok, Cewek-cewek Ini Syok Motornya Ditabrak Orang
-
Influencer Ini Nekat Pakai Lem Kayu untuk Menata Rambut, Berakhir Masuk RS
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kejari Kota Malang Hancurkan Barang Bukti Kejahatan Senilai Miliaran Rupiah
-
Awas Terjebak! Ini 4 Titik Macet Kota Malang di Libur Panjang
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret