
SuaraMalang.id - Kabupaten Malang mulai melaksanakan penyuntikan vaksin perdana bagi tenaga kesehatan (nakes) dan sejumlah tokoh di pendopo Bupati malang, Sabtu (10/1/2021).
Untuk para nakes, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo menargetkan penyuntikan vaksin Covid-19 selesai tiga hari mulai Senin (1/2/2021) depan.
"Kami berharap mulai hari Senin hingga Rabu nanti penyuntikan vaksin kepada seluruh nakes sudah bisa 100 persen, ” ungkap Arbani, usai mengikuti pencanangan vaksinasi di pendopo Bupati Malang, Sabtu (30/1/2021) dilansir dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Dia menjelaskan, usai dicanangkan hari ini, pada hari Senin (1/2/2021) hingga Rabu (3/2/2021) akan dilakukan vaksinasi dengan sasaran seluruh nakes.
Baca Juga: Ini Kronologis Carok Maut di Malang Tewaskan Bapak dan Anaknya
Selanjutnya, penyuntikan yang kedua kepada nakes akan dilakukan 14 hari kemudian, sebab penyuntikan harus dilakukan 2 kali.
Sementara itu, jumlah vaksin yang sudah diterima Kabupaten Malang hingga saat ini mencapai 15 ribu vial. Sementara untuk nakes berjumlah 7700 vaksin.
"Hari Senin nanti nakes disuntik satu kali dan 14 hari kemudian dilakukan penyuntikan kedua,” paparnya.
Arbani melanjutkan, sejak pencanangan vaksinasi, mulai hari ini semua fayankes yang sudah memenuhi syarat sudah bisa melakukan vaksinasi.
"Saya minta vaksinasi dimulai sekarang.Kalau fayankes dalam Seminggu melaksanakan satu sesi, maka ke depan semua fayankes dalam seminggu bisa melakukan 6 sesi agar target vaksinasi bisa tercapai," tegas Arbani.
Baca Juga: Ngeri! Carok Dua Lawa Tiga di Malang, Bapak dan Anaknya Tewas
Pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu dan tidak takut disuntik vaksin. "Kami sampaikan ke masyarakat tidak perlu takut dengan vaksinasi karena ada standarisasi dan tahapan tahapan sebelum divaksinasi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Download Gratis! Ebook Soal CPNS Kesehatan Terbaru, Persiapan Matang Tes CPNS 2024
-
Jokowi Sebut Ranking Kesehatan Indonesia Kalah dari Malaysia, Apakah Dokter Asing Bisa Jadi Solusi?
-
1,9 Juta Petani dan Penyuluh Ikuti Pelatihan Ketahanan Pangan Kementan
-
Tenaga Kesehatan Pakai Calo Demi SKP? Siap-Siap Izin Praktek Dicabut
-
Cara Baru Bantu Pasien Kanker Dalam Pendampingan dan Perawatan dengan NAPAK, Apa Saja Tugasnya?
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama