SuaraMalang.id - Dokter Syifa Mustika punya cara tersendiri agar pasien terkonfirmasi positif Covid-19 cepat sembuh. Dokter di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang ini mengajak pasien Covid-19 berzikir atau disebutnya sebagai terapi psycho spiritual.
Ya, Dokter Syifa Mustika tak hanya fokus pada cara-cara medis. Ia juga menggunakan cara non medis, yakni zikir. Menurutnya, imunitas bisa ditingkatkan dengan rasa bahagia, termasuk dengan terapi spiritual tersebut..
"Kita lihat data di dunia yang menyebabkan parah itu sakit serius sekitar 1 persen. 99 persen adalah ringan dan sedang. Faktor yang menentukan adalah komorbid, kecepatan penanganan dan imunitas," kata Dokter Syifa, seperti dikutip dari TIMESIndonesia.co.id jaringan Suara.com.
Ia melanjutkan, bahwa tak sedikit pasien yang ditanganinya kondisi psikologis drop. Hal itu justru yang jadi penyebab pasien lama untuk sembuh.
Baca Juga: Lawan Covid-19, PMI Banten Optimalkan Terapi Plasma Konvalesen
"Saya banyak merawat pasien. Saat dia pesimis di awal, dia cepet jatuh. Apalagi dia stres, banyak pikiran, ngurus kerjaan, perkembangannya lambat untuk sembuh," imbuhnya.
Namun, lanjut dia, jika pasien bisa meningkatkan kondisi psikis maka akan lebih cepat pulih. Pasien, menurutnya, lebih tenang saat spiritualitasnya meningkat.
"Yang rutin ngaji ya ngaji. Itu sangat membantu untuk penyembuhan, positif thinking itu penting dan upaya spiritual. Pasien yang sedang dan ringan itu obatnya ya faktor psikis itu. Perbaiki imunnya supaya tidak kosong jiwanya," tandasnya.
Dokter Syifa menegaskan kembali, sebagai tenaga medis memang patutnya mengedepankan prinsip kedokteran, khususnya dalam menangani pasien. Namun, penting pula agar mengimbangi dengan pendekatan mental spiritual, supaya meningkatkan kesembuhan.
"Terkait degan kondisi itu semua, khususnya Covid-19, faktor imun sangat penting. Yang lebih penting lagi kita sebagai seorang manusia, hamba Allah, kita sifatnya berusaha. Dalam mengedepankan pengobatan tidak hanya medis, tapi sisi spiritual, sisi psikis mendekatkan diri kepada Tuhan. Pasien saya tidak hanya muslim. Pendekatan itu harus tetap kita sampaikan kepada pasien," jelasnya.
Baca Juga: Pesawat NC212i Perkuat Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh Malang
Terapi spiritual zikir Dokter Syifa Mustika ini sering dilakukan. Terutama ketika pasien mengalami drop. Sisi lain, Ketua Satgas Peduli Covid-19 NU Malang Raya ini juga menyarankan pasien untuk terus mendekatkan diri kepada Tuhan.
Berita Terkait
-
Picu 'Bencana' di Malang, Ini Aturan Penerbangan Balon Udara dan Sanksi Bagi yang Melanggar
-
7 Tempat Wisata di Malang, Liburan Seru Sambil Menikmati Udara Sejuk
-
Liburan Anti Bosan di Malang Skyland: Panduan Lengkap Harga Tiket dan Aktivitas
-
BRI Tebar Kebaikan di Bulan Suci, Ribuan Sembako Disalurkan & Pemudik Dimudahkan
-
Demi Mengabdi, Mahasiswa Rantau AM UM Tak Pulang Kampung saat Lebaran!
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno