SuaraMalang.id - Meski Gunung Raung erupsi, Bandara Internasional Banyuwangi tetap beroperasi. Jadwal penerbangan tak terganggu peningkatan aktivitas vulkanis gunung berketinggian 3.332 Mdpl tersebut.
Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Banyuwangi, Cin Asmoro mengatakan, sejauh ini jadwal penerbangan di Bandara Banyuwangi masih normal. Hal itu didasarkan pemantau rutin abu vulkanis, yakni menggunakan kertas.
Tes ini dilakukan merespon fenomena pantulan magma Gunung Raung yang terpantau Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) melalui CCTV, belum lama ini.
“Hasil pantauan sejauh ini masih negatif,” katanya, seperti dikutip dari TIMESIndonesia.co.id media jejaring Suara.com, Selasa (26/1/2021).
Ia melanjutkan, apabila ditemukan adanya perubahan pantauan menggunakan metode kertas, maka akan dilakukan koordinasi bersama AirNav, BMKG dan otoritas bandara udara wilayah 3 di Surabaya. Tujuannya untuk menentukan apakah bandara tetap buka atau tutup.
“Mitigasi dan monitoring, kita kolaborasi dengan instansi terkait BMKG, air nav dan otoritas bandara wilayah kerja surabaya. Paper test siang ini, dengan hasil negatif, dan dari BMKG, juga masih belum terkait abu vulkanik,” jelasnya.
Paper test atau tes kertas ini dilakukan dengan meletakkan selembar kertas di atas permukaan tanah atau di atas tong. Selanjutnya, dari kertas tersebut dapat diketahui apakah ada abu vulkanis atau tidak.
Diberitakan sebelumnya, berdasar rekaman CCTV PPGA Raung, terlihat gumpalan awan berwarna kemerahan diduga pantulan dari lava pijar erupsi Gunung Raung, sekitar pukul 22.00 WIB, pada Minggu (24/1/2021).
Baca Juga: Lestarikan Warisan Budaya, Ada Sekolah Adat Osing di Banyuwangi
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi