SuaraMalang.id - Kongres ASKAB PSSI Malang, Kamis (14/1/2021) terpaksa ditunda. Sebab, kegiatan tersebut belum mengantongi izin Satgas Covid-19.
Dilansir dari TimesIndonesia.co.id --media jejaring Suara.com, kongres yang akan dilakukan di area Pendapa Agung Kabupaten Malang itu dibubarkan oleh Kepolisian Polresta Malang Kota bersama Satgas Covid-19.
Ketua Komite Pemilihan ASKAB PSSI Malang, Muali mengaku hanya bersurat ke Satpol PP Kabupaten Malang untuk menggelar Kongres tersebut.
"Kami sudah berkomunikasi dengan Kepolisian setempat via telpon. Karena saat mengurus persiapan kongres belum PPKM," ujarnya.
Karena belum mendapatkan izin, maka kongres ditunda.
"Kami tunda hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hingga persyaratan perizinan selesai," urainya.
Ditanya apakah penundaan kongres tersebut melanggar statuta? Dia menjawab tidak. Karena pelaksanaan ditunda di waktu lain, bukan dibatalkan.
"Nanti kami tentukan waktu dan tempatnya lebih lanjut. Karena kami melakukan persiapan ini sejak Desember jauh belum diterapkan PPKM," ungkapnya.
Ia memastikan penundaan Kongres ASKAB PSSI Malang tersebut tidak berpengaruh pada pelaksanaan.
Baca Juga: Terkait Kasus Pesta Raffi Ahmad, Satgas Covid-19: Kami Sangat Menyesalkan
"Jumlah peserta tetap tidak bertambah. Kecuali ada yang mengundurkan diri," terangnya.
Akibat penundaan Kongres ASKAB PSSI Malang akibat belum dapat izin dari Satgas Covid-19 tersebut, salah satu Calon Ketua M Sharoni meluapkan kekecewaan dan menyebutkan dirinya sebagai korban politik.
Berita Terkait
-
Dari Kejurnas ke Super League, Mengintip 10 Gelar Juara Persib Sepanjang Sejarah!
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Resmi Dirilis! Ini Daftar Harga Tiket Laga Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Teror Pocong Begal Hantui Malang Raya: Polisi Beri Peringatan Keras
-
Tanpa Gedung Tapi Moncer: KDMP Senggreng Raup Omzet Puluhan Juta Modal di Teras Desa
-
Arema FC vs PSIM: Misi Singo Edan Segel Kemenangan Ketiga Beruntun
-
Jasad Bayi Ditemukan di Kantong Plastik di Tepi Jalan Malang, Polisi Buru Pelaku Lewat Rekaman CCTV
-
Alarm Bahaya dari Malang: Saat Anak-anak Mulai Mahir Menggasak Motor dan Membobol Rumah