SuaraMalang.id - Seorang bayi laki-laki ditemukan warga usai diduga dibuang oleh orang tuanya di sebuah terminal.
Video penyelamatan bayi yang dibuang itu pun viral di sosial media. Namun, warganet justru membanjiri komentar dengan memprotes perlakuan yang diberikan warga kepada bayi itu.
Penemuan bayi laki-laki dalam keadaan hidup di Terminal Induk Mamboro Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulteng viral. Bayi laki-laki yang ditemukan Senin pagi (11/1/2021) tersebut segera mendapat pertolongan dari warga sekitar lokasi kejadian.
Dari video yang diunggah oleh akun @kanjeng_mamiew, tampak bayi tersebut sedang dirawat oleh beberapa orang. Seorang wanita berjilbab hitam tampak membersihkan tubuh bayi sedangkan satu wanita lainnya menyuapi bayi tersebut.
"Bayi laki-laki ditemukan dalam keadaan hidup di jalur masuk sebelah selatan Terminal Induk Mamboro Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulteng, Senin (11/1/2021) pagi," tulis akun @kanjeng_mamiew.
Dalam unggahan video tersebut, dijelaskan pula bahwa bayi laki-laki itu sudah dievakuasi ke Puskesmas Mamboro Barat untuk mendapatkan perawatan.
"Bayi sudah di evakuasi ke Puskesmas Mamboro Barat untuk mendapatkan perawatan," lanjut @kanjeng_mamiew.
Kondisi bayi malang itu disebut sangat memprihatinkan saat pertama kali ditemukan. Pada tubuh bayi itu ditemukan bercak darah yang sudah mulai mengering dan tali pusarnya sudah terpotong.
"Dan kondisi tali pusar bayi sudah terpotong dan mulai mengering serta masih terdapat bercak darah yg sudah mengering di tubuh bayi tersebut," tulis akun @kanjeng_mamiew.
Baca Juga: Barang Korban Sriwijaya Air Ditemukan, Jaket Minnie Mouse Pink Jadi Sorotan
Aksi salah seorang wanita yang menyuapi si bayi dengan madu ternyata menjadi perhatian warganet. Beberapa warganet tampak memprotes tindakan itu.
"Salfok sama ibu-ibu yang ngasih madu pakai jari tangan. Btw masih bayi kok dikasih madu," tulis akun @yunimen****
"Kenapa dikasih madu sihhh, sufor (susu formula) donk," tulis warganet dengan akun @fitriaan****
"Madu bukannya nggak boleh dikasih kae bayi baru lahir ya?" tanya warganet dengan akun @ayoezhi****
"Astaga, kok salfok ke madunya. Bayi jangan dikasih madu dong, apalagi itu madu bermerk. Madu itu bolehnya 1 tahun ke atas, aduhhhh" tulis warganet dengan akun @dheada***
Sementara itu, beberapa warganet lain menduga bayi laki-laki tersebut sengaja dibuang. Mereka lantas mengutuk tindakan yang dilakukan oleh pembuang bayi itu.
Tag
Berita Terkait
-
Salah Isi Bahan Bakar, Mobil Ini Bikin Banyak Orang Repot Kuras Tangki
-
Viral Video Pria Ngamuk Hancurkan Motor, Gara-gara Nggak Bisa Di-Starter
-
Tantang Warganet Geser Tempurung Lutut, Aksi Wanita Ini Bikin Ngilu
-
Harga Rp 50 Ribu Dapat 9 Durian, saat Dibelah, Isinya 'Omong Kosong'
-
Kucing Ini Dikira Mati, Endingnya Malah Bikin Warganet Ngakak
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Madrasah: Rahasia MAN 2 Malang Cetak Puluhan Siswa Tembus Kampus Top Dunia
-
Gerbang Lahor Memanas: PJT I Pastikan Pelajar dan Pedagang Gratis, Pengamanan Objek Vital Diperketat
-
Duel Taktik Arema FC vs Pressing Ketat Malut United Berakhir Imbang di Kanjuruhan
-
Tanpa Kuartet Brasil, Arema FC Siapkan 'Tembok' Baru Redam David da Silva dan Ciro Alves
-
Dari Ompreng Pindah ke Meja Prasmanan: Gaya Baru MBG di MIN 2 Malang