SuaraMalang.id - Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur, menyiapkan tempat isolasi khusus pasien Covid-19 hingga ke desa dan kelurahan. Sebab angka pasien yang terus bertambah akhir-akhir ini.
Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, jumlah akumulatif pasien Covid-19 mencapai 1.014 orang. Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu hingga Jumat pagi 25 Desember 2020 menjadi daerah dengan jumlah pasien konfirmasi positif tertinggi, yakni sebanyak 16 orang.
Meski demikian saat ini Kota Batu memiliki ruang isolasi yang aman. Totalnya terdapat 129 ruang yang tersebar di beberapa Shelter.
"Hotel Mutiara Baru mampu menampung hingga kapasitas 75 kamar. Kemudian Rumah Sakit (RS) Karsa Husada memiliki kapasitas 37 tempat tidur, RS Baptis ada 17 tempat tidur," ujar Wakil Wali (Wawali) Kota Batu, Punjul Santoso, seperti dikutip dari suarajatim.com, media jejaring suara.com, Sabtu (26/12/2020).
Punjul menambahkan, pihaknya telah melakukan langkah preventif guna mengantisipasi membludaknya kapasitas ruang isolasi yang tersedia. Salah satunya dengan menyediakan shelter atau tempat karantina di tingkat desa atau kelurahan.
"Untuk masing-masing desa atau kelurahan kita minta untuk tetap menyiapkan shelter," kata Punjul.
Sementara itu, berdasarkan data Dinkes, untuk kasus suspek covid-19 di Kota Batu terdapat 742 orang. Kemudian probable ada 68 orang. Selanjutnya diisolasi terdapat 168 orang, dan discarded sejumlah 582 orang.
"Segala upaya maksimal kita lakukan. Masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Amankan diri sendiri, baru orang lain," terang Punjul.
Baca Juga: Rektor ITS Surabaya Positif Covid-19, Kampus Lockdown Sementara
Berita Terkait
-
Rektor ITS Surabaya Positif Covid-19, Kampus Lockdown Sementara
-
Satgas Sebut Libur Panjang Jadi Pemicu Kenaikan Kasus Covid-19
-
Suami Zaskia Gotik Umumkan Positif virus Corona
-
Suami Zaskia Gotik, Sirajuddin Mahmud Positif Covid-19
-
Capai 2 Ribu Kasus per Hari, Jakarta Penyumbang Positif Covid-19 Terbanyak
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi