SuaraMalang.id - Dinas Perhubungan Kabupaten Malang mencatat ada lima titik rawan macet selama libur Nataru (Natal dan Tahun Baru 2021). Bagi Anda yang hendak berpergian, masuk maupun keluar wilayah Malang, simak informasi penting ini.
Lima titik macet diantaranya :
1. Simpang Empat Kepuharjo Kecamatan Karangploso
2. Jalan Raya Singosari KM 77-78 atau depan Pasar Singosari Kecamatan Singosari
3. Jalan Raya Asrikaton KM 2-3, Kecamatan Pakis
4. Jalan Raya Krebet Bululawang KM 1-2 Kecamatan Bululawang
5. Jalan Raya Kebonagung Pakisaji KM 95-96 Kecamatan Pakisaji
Kepala Dishub Kabupaten Malang, Eka Hafi Lutfi mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan lima titik tersebut rawan kemacetan, terutama saat libur Nataru.
"Diantaranya adalah faktor penyempitan jalan seperti di Kepuharjo. Belum lagi di sekitarnya banyak kendaraan yang parkir di pinggir jalan," ujarnya seperti dikutip dari timesindonesia.co.id -- media jejaring suara.com, Kamis (24/12/2020).
Baca Juga: Libur Nataru saat Pandemi, Arus Kendaraan di Tol Cipali Malah Meningkat
Faktor lainnya adalah titik tersebut menjadi jalur utama dilalui kendaraan dari Malang Raya maupun luar daerah seperti Blitar dan Pasuruan.
"Di Singosari, menjadi jalur utama dilalui kendaraan dari Pasuruan dan Surabaya. Sedangkan di Kebonagung sering dilalui kendaraan dari Blitar," kata mantan Kepala BPBD Kabupaten Malang tersebut.
Prediksi kemacetan itu, kata Lutfi akan terjadi kemacetan 24 Desember hingga 26 Desember 2020 untuk waktu liburan Natal. Dan 31 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021 untuk libur Tahun Baru.
"Karena volume kendaraan bisa jadi sangat tinggi. Baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat. Hal ini kami waspadai untuk mengantisipasi kemacetan ini," urainya.
Untuk mengantisipasi lima titik rawan macet di Kabupaten Malang saat libur Nataru tersebut, pihaknya bersama kepolisian standby untuk mengatur lalu lintas dan menyediakan pos pantau.
Berita Terkait
-
Menko Airlangga Laporkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,45 Persen kepada Prabowo
-
Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun untuk Program Bantuan hingga Diskon Nataru
-
Lebih dari 100 Titik Api Kepung Gunung Arjuno, Jalur Pendakian Ditutup
-
Sah! Tiket Pesawat Nataru 2026 Bebas PPN 100 Persen, Cek Syarat dan Tanggalnya!
-
Jelang Nataru, KAI Percepat Perbaikan Plafon dan Renovasi Toilet Stasiun Gambir
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi