SuaraMalang.id - Bagi sebagian besar masyarakat, pandemi Covid-19 sangat mengguncang perekonomian. Namun lain cerita dengan YouTuber atau pembuat konten YouTube. Sebab mereka tetap meraup fulus yang lumayan dari situs web hosting video terbesar dan terpopuler di dunia tersebut.
Nah, YouTuber berpendapatan tertinggi di dunia selama tahun 2020 rupanya masih diduduki Ryan Kaji, bocah berusia 9 tahun asal Amerika Serikat.
Ryan, demikian diwartakan Forbes pekan ini, dengan channel YouTube Ryan's World berhasil meraup pendapatan 29,5 juta dolar AS atau setara Rp 421 miliar.
Videonya yang ramah keluarga ini membuat channel Ryan's World sudah ditonton pengguna YouTube lebih dari 43,8 miliar kali.
Kemudian di peringkat kedua ada Jimmy Donaldson dengan channel MrBeast. Lelaki asal Amerika Serikat ini berhasil meraih pendapatan dari YouTube mencapai 24 juta dolar AS atau setara Rp 341 miliar. Selama tahun 2020, Donaldson menampilkan berbagai konten aksi dan humor.
Beberapa konten yang pernah ditampilkan MrBeast adalah aksi membekukan dirinya sendiri di dalam es, mengitari bianglala 1.000 kali, hingga membangun menara Lego terbesar yang pernah ada. MrBeast pertama kali tayang di YouTube sejak 20 Februari 2018 dengan jumlah penayangan hingga 8 miliar kali.
Berikut daftar YouTuber dengan penghasilan tertinggi selama 2020, dikutip dari Forbes, Selasa (22/12/2020).
- Ryan Kaji - 29,5 juta dolar AS (Rp 419 miliar)
- MrBeast atau Jimmy Donaldson - 24 juta dolar AS (Rp 341 miliar)
- Dude Perfect - 23 juta dolar AS (Rp 327 miliar)
- Rhett and Link - 20 juta dolar AS (Rp 284 miliar)
- Markiplier atau Mark Fischbach - 19,5 juta dolar AS (Rp 277 miliar)
- Preston Arsement - 19 juta dolar AS (Rp 270 miliar)
- Nastya atau Anastasia Radzinskaya - 18,5 juta dolar AS (Rp 263 miliar)
- Blippi atau Stevin John - 17 juta dolar AS (Rp 241 miliar)
- David Dobrik - 15,5 juta dolar AS (Rp 220 miliar)
- Jeffree Star - 15 juta dolar AS (Rp 213 miliar).
Meski begitu, hampir semua YouTuber memperoleh sebagian besar pendapatan mereka dari beberapa penjualan seperti merchandise atau sponsor. Menurut Forbes, tarif iklan YouTube tahun ini sedang turun akibat pandemi Covid-19.
Baca Juga: Ryan Kaji Masih Jadi Youtuber Berpendapatan Tertinggi di Dunia
Berita Terkait
-
Black Channel Jadi Anime TV, Kisah YouTuber Iblis Ungkap Sisi Gelap Manusia
-
YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat
-
Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas
-
Google dan YouTube Dukung PP Tunas, Tolak Larangan Akses Anak, Dorong Keamanan Digital Berbasis AI
-
Gugat Meta dan YouTube soal Kecanduan Medsos, Perempuan Ini Tuntut Rp100 M
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Detik-Detik Yaim Min Tumbang di Polresta Malang: Mengembuskan Napas Terakhir Saat Lapor Polisi
-
Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji
-
Modal 3 Jutaan Bisa Punya Laptop Gahar? Ini 5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Pelajar
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang