SuaraMalang.id - Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, naik beberapa tahun ini. Hal ini mendapat sorotan dari Komnas Perlindungan Anak (PA) republik Indonesia.
Seperti dikatakan Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (PA) Republik Indonesia (RI) Arist Merdeka Sirait, pemkab bondowoso diminta segera mengevaluasi setatus Bondowoso sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).
Hal itu disebabkan, karena semakin hari semakin meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang sudah terjadi di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, pada dekade beberapa tahun ini.
"Karena sering terjadinya kasus kejahatan seksual terhadap anak di Bondowoso, itu artinya status Kabupaten Layak Anak (KLA) perlu dievaluasi oleh Pemerintah Bondowoso," kata Arist Merdeka Sirait, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, kepada media Suaraindonesia.co.id, melalui akun whatsapp, Kamis (10/12/2020).
Lebih lanjut, Arist menuturkan, pemerintah harus melihat kembali indikator-indikator dan capaian-capaian dari yang disebut kabupaten itu berhak menyandang status layak anak. Jika dipersentasekan itu sudah berapa persen pencapaiannya.
"Karena ada 31 klaster yang harus diuji menurut aturan kalau kabupaten itu mau disebut sebagau KLA, dari 31 klaster itu ada berapa persen yang sudah berjalan. Nah, kalau seumpamanya itu stagnan atau macet, sehingga itu perlu dievaluasi, berarti ada hal yang salah," ujarnya, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, media jejaring suara.com.
Dia menerangkan, sesuai dengan Peraturan Mentri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Nomor 12 Tahun 2011, tentang indikator kabupaten/kota layak anak, dijelaskan secara terperinci indikator-indikator KLA pada pasal 7,8,9,10,11, dan 12.
Menurut Aris, ketika kasus kejahatan seksual persentasenya semakin meningkat di setiap tahunya pada kabupaten tersebut, maka pemerintah harus segera melakukan evaluasi, sebab itu masuk pada indikator sudah tidak layak anak.
Idealnya KLA itu, kata dia, kabupaten itu harus bebas dari berbagai macam kekerasan terhadap anak.
Baca Juga: Gila! Ayah di Bondowoso Ini Tega Cabuli Anak Tirinya Yang Masih 8 Tahun
"Berbicara kasus kekerasan pada anak, apa setiap tahun itu menurun, atau sebaliknya kasus kekerasan pada anak itu apa meningkat. Tempat sarana bermain untuk anak yang aman juga apa sudah ada. Kabupaten layak anak itu tidak hanya sebatas kata-kata, tapi harus terukur. Misalnya sarananya apa, jumlahnya berapa, dan sudah minim kasus kekerasan pada anak," tuturnya.
Sekedar untuk diketahui, pada tahun 2017 Bondowoso mendapat anugerah sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) Pertama. Disusul tahun 2019 juga mendapat anugerah KLA tingkat madya, dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.
Sementara, data dihimpun pada tahun 2019 lalu ada sekitar 20 kasus kekerasan seksual menimpa anak di bawah umur di Kabupaten Bondowoso. Kemudian pada tahun 2020, ter tanggal 9 Desember ini setidaknya sudah terjadi 20 kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur.
Berita Terkait
-
Gila! Ayah di Bondowoso Ini Tega Cabuli Anak Tirinya Yang Masih 8 Tahun
-
Korban Kekerasan Seksual Ketagihan Berhubungan Hingga Jadi Bucin ke Pelaku
-
Bejat! Ayah di Bondowoso Cabuli Anak Tiri Saat Istri Sibuk Menumbuk Kopi
-
Santri Al Irsyad Diduga Dianiaya, Pengasuh: Bukan Penganiayaan, Tapi...
-
Diikat Sarung dan Dibakar, Santri Al-Irsyad Diduga Dianiaya Teman Sendiri
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir
-
Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih
-
Dari Pesisir Malang Menembus Bursa Karbon Dunia: Hutan Mangrove CMC Siap Menjaring 'Cuan Biru'
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen