Salah satu pelaku RV mengaku melakukan aksinya tersebut sejak pertengahan 2024. Uang hasil pencurian tersebut digunakannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Di Kabupaten Blitar satu kali, di sini (Kota Blitar) satu kali. Yang lain tidak, teman-teman yang kerja," kata RV. [Antara}