"Kami terus membangun dan menjaga komunikasi yang baik dengan semua pihak. Ini adalah kunci untuk menjaga keamanan selama Pilkada," tambahnya.
Budi Hermanto juga mengimbau masyarakat dan media untuk bersama-sama menjaga informasi yang akurat dan menghindari penyebaran hoaks.
"Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, mari kita sampaikan dengan cara yang elegan dan bertanggung jawab," imbau Kapolresta.
Simulasi yang dilakukan ini tidak hanya sebagai latihan, tetapi juga sebagai demonstrasi transparansi kepada masyarakat bahwa kepolisian siap mengamankan proses demokrasi. Polresta berharap dengan persiapan yang matang, Pilkada Malang 2024 dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Baca Juga:Perebutan Kursi Wali Kota Malang Memanas! PDIP Mulai Survei Calon Potensial
Kontributor : Elizabeth Yati