Sungai Brantas 'Mendidih': Limbah Industri dan Rumah Tangga Biang Keladinya?

Kondisi ini juga memicu fenomena blooming algae, yang menyebabkan turbiditas air meningkat dan mengganggu habitat ikan.

Bernadette Sariyem
Selasa, 11 Juni 2024 | 20:26 WIB
Sungai Brantas 'Mendidih': Limbah Industri dan Rumah Tangga Biang Keladinya?
Ilustrasi sungai brantas. (Pixabay)

ECOTON mendesak pemerintah untuk mengambil langkah konkret dalam mengatasi masalah pencemaran ini dengan meningkatkan pengawasan terhadap pembuangan limbah dan menerapkan sanksi yang lebih keras bagi pelanggar.

Selain itu, disarankan pembangunan fasilitas IPAL komunal di area-area pemukiman untuk mengolah limbah secara efektif.

"Kami berharap dengan langkah-langkah ini, kita dapat mengurangi beban pencemaran air dan meminimalisir emisi gas rumah kaca, demi menjaga kualitas air Sungai Brantas dan melindungi kehidupan yang bergantung padanya," tutup Tasya.

Kontributor : Elizabeth Yati

Baca Juga:Waspada! 133 Hektar Wilayah Kota Malang Masih Kumuh di 2024

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini