"Kalau memang hasil survei itu benar dilakukan. Kita miris kok bisa, peserta didik jangan lebih hafal lagu barat, lagu Korea atau bangsa lain tapi justru tidak hafal lagu nasional atau lagu daerah. Malang harus punya corak berbeda sebagai kota pelajar harus tahu dengan lagu daerah atau nasional,” kata Farih.
Pihaknya menyayangkan banyak anak yang tidak hafal lagu daerah, padahal memiliki nilai yang luar biasa.
Dia pun khawatir anak-anak zaman sekarang justru tidak tahu nilai kebudayaan bangsa.
“Media sosial seperti Tiktok itu bisa dimanfaatkan dengan baik. Misalkan peserta didik diminta merekam saat bernyanyi lagu daerah lalu di unggah di media sosial. Itu bagian dari memasifkan lagu daerah,” ujar Farih.
Baca Juga:Hwang Min-hyun Deg-degan Tampil Malam Ini di Kasablanka Hall Jakarta