Setiap tabung, ia jual dengan harga Rp16 ribu sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Dia tidak memenuhi penjualan untuk pengecer LPG subsidi 3 kg. Tujuannya agar pembagian merata dan mengurangi potensi kelangkaan.
"Banyak warga kecele, karena habisnya kan cepat. Sekitar tiga bulanan kondisi seperti ini. Untuk pengecer, ada 30 pengecer sudah tidak saya layani atau berhenti sementara," tegasnya.
Situasi yang sama juga terjadi di pangkalan LPG lainnya. "Di sini (Bunulrejo) ada tiga pangkalan, semua kondisi sama. Saya gak tahu kenapa kok seperti ini tiga bulan ini," tandasnya.
Baca Juga:Ini Deretan Harga BBM Pertamina yang Lagi-lagi Naik Hari Ini