Modus kejahatan penipuan terhadap 25.000 orang tersebut, yakni investasi susu nutrisi dengan bonus robot trading ATG.
Susu nutrisi tersebut sebagai pintu masuk untuk menjerat korbannya. Setelah itu, Wahyu bersama manajemen naungan PT Pansaky Berdikari Bersama (Panshaka) dengan iming-iming paket keuntungan yang menjanjikan sehingga korban tergiur dan mulai masuk perangkapnya.
Member diberikan penjelasan bahwa robot trading ini nantinya akan memberikan keuntungan yang lebih.
"Namun hingga April 2022, komunikasi antara member dan menejemen ATG terputus. Sehingga, dana yang ingin mereka tarik atau withdraw ini tidak bisa dicairkan," ujarnya.
Baca Juga:Mengenal Budi Hermanto, Kapolresta Malang Kota di Balik Penangkapan Crazy Rich Wahyu Kenzo
Kontributor : Aziz Ramadani