SuaraMalang.id - Rumah dinas Wali kota Blitar di Jalan Sudanco Supriyadi, Kota Blitar, Jawa Timur dirampok, Senin (12/12/2022) sekitar pukul 03.30 WIB.
Dalam perampokan itu, Walikota Blitar, Santoso bersama istri sempat disekap oleh pelaku.
Dalam video yang diunggah oleh akun instagram @info_seputaran_blitar, terlihat suasana di sekitar rumah dinas.
Sejumlah petugas kepolisian tampak berjaga di dalam pagar rumah dinas. Beberapa orang juga terlihat berada di luar pagar untuk melihat kondisi.
Baca Juga:BREAKING NEWS: Perampok Sekap Wali Kota Blitar dan Istri Dalam Rumah Dinas
Berdasarkan informasi, wali kota bersama istri dan tiga penjaga sempat diikat dan dilakban mulutnya oleh pelaku.
Pelaku sendiri masuk dari pintu sebelah barat dan langsung menyekap tiga penjaga di pos penjagaan.
Setelah itu, pelaku masuk ke dalam rumah dinas dan menyekap wali kota bersama istri di kamar.
Dari peristiwa tersebut, pelaku berhasil mengambil uang tunai sebesar Rp 400 juta serta sejumlah perhiasan.
Wali kota beserta istri saat ini diketahui dalam kondisi baik-baik saja.
Saat ini tim forensik dari Polda Jawa Timur tengah melakukan olah TKP.
Baca Juga:Begini Kondisi Rumah Dinas Wali Kota Blitar Setelah Disatroni 4-5 Perampok
Sejumlah warganet pun turut berkomentar pada unggahan tersebut.
"Sekelas rumah dinas walikota harusnya sih ada emergency atau panic allert button sih, apalagi dekat dengan polres," ujar saman***
"Level malingnya melebihi maling kelas kakap ini, masuk," kata enggar***
"Maling nekat," komen wahyu***
"Kok bisa masuk ya? Kan dijaga ketat," kata _calon***
"Orang dalam atau mantan orang dalam, logikanya orang luar tidak akan tahu bagaimana situasi di dalam," kata agung***