Moeldoko juga meminta masyarakat tidak khawatir dengan tekanan ekonomi global yang sedang berlangsung. Ia mencontohkan saat mengatasi pandemi COVID-19, pemerintah melakukan beberapa refocusing anggaran.
Maka, menurutnya, apabila pada tahun 2023 peperangan masih berlangsung dan harga minyak kembali naik, Indonesia sudah memiliki kesiapan menghadapi itu.
"Tekanan pandemi COVID-19 terhadap perekonomian kita dalam dua tahun terakhir, jika ditotalkan, lebih dari Rp1.000 triliun dianggarkan untuk itu. Nilainya sama dengan membangun dua ibu kota negara, tetapi kita siap dengan kebijakan refocusing anggaran," kata Moeldoko.
Ia mengatakan, sejauh ini pandemi COVID-19 dan krisis geopolitik telah membawa tiga ancaman besar: krisis pangan, krisis energi, dan krisis keuangan global.
Baca Juga:Prabowo Minta Masyarakat Indonesia Waspada Potensi Krisis Global 2023
Moeldoko menekankan, langkah-langkah pemerintah sudah sangat jitu dalam menghindari ketiga krisis itu. [ANTARA]