Update Penyebab Kematian dan Detail Luka - Luka Pasien Korban Tragedi Kanjuruhan

Kemarin Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang sekaligus Kepala Posko Crisis Center Dinas Kabupaten Malang drg Wiyanto Wijoyo

Muhammad Taufiq
Jum'at, 14 Oktober 2022 | 11:00 WIB
Update Penyebab Kematian dan Detail Luka - Luka Pasien Korban Tragedi Kanjuruhan
Suporter Arema FC (Aremania) Cahayu Nur Dewata menunjukkan matanya yang masih memerah akibat menjadi salah satu korban luka di Tragedi Kanjuruhan di Kedungkandang, Malang, Jawa Timur, Rabu (12/10/2022). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/wsj].

"Dan data yang disampaikan ini, berdasarkan data yang sudah kami kroscek bersama Pemerintah Daerah, sehingga bisa dipastikan datanya valid," katanya.

Ditanya soal penyebab kematian 132 korban? Erwinn menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dokter forensik gabungan pada rumah sakit pemerintah dan RS Bhayangkara, bahwa penyebab kematian korban karena Asfiksia.

Asfiksia adalah kondisi ketika kadar oksigen dalam tubuh berkurang. Ada beragam penyebab asfiksia, mulai dari tersedak, paparan zat kimia atau asap, hingga mengidap penyakit tertentu. Kondisi ini bisa menyebabkan hilangnya kesadaran, cedera otak, hingga kematian.

Sebagian besar memang muncul tanda-tanda asfiksia. Namun sebagian besar tidak ada trauma. Untuk detailnya Erwin meminta wartawan bertanya langsung detailnya ke rumah sakit masing-masing untuk kepastian.

Baca Juga:Mahfud MD Siap Serahkan Laporan Hasil Investigasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan ke Presiden Jokowi Hari Ini.

"Tapi yang non Faskes, data informasinya kami tidak ada. Hanya catatan dari pihak rumah sakit saat dibawa pihak keluarga," Erwin mengakhiri.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini