Inspiratif! Kisah Pasutri di Jember Rawat Ratusan ODGJ di Rumahnya

Merawat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tidak lah gampang. Dibutuhkan kesabaran tinggi serta mental yang kuat menemani hari-hari dan merawat ODGJ tersebut.

Muhammad Taufiq
Selasa, 27 September 2022 | 10:03 WIB
Inspiratif! Kisah Pasutri di Jember Rawat Ratusan ODGJ di Rumahnya
Sarifuddin dan Fatimah bersama para ODGJ di rumahnya [Foto: Suarajatimpost]

Para ODGJ itu, dalam salah satu terapi penyembuhan yang dilakukan. Adalah diajarkan untuk saling peduli.

"Jadi jika ada yang sudah sembuh, ada yang pulang kembali ke rumah dan keluarganya. Ada yang kembali normal dan berkeluarga. Ada juga yang masih di sini (tempat perawatan Yayasan Nurul Islamiya)," ujarnya.

"Untuk yang tetap di sini dan sembuh, ya membantu memasak dan merawat yang masih sakit. Jadi disadarkan untuk dapat saling tolong menolong," katanya menambahkan.

Fatimah juga menambahkan, terkait perhatian pemerintah ataupun masyarakat juga cukup baik.

Baca Juga:Geger Penemuan Pria Tak Dikenal Tewas di Pinggir Jalan Karimun

“Terkadang dari Dinsos Jember datang memberi bantuan beras atau sembako, juga ada yang bantu seperti Dispenduk soal data. Sehingga bisa dapat bantuan saat perawatan kesehatan di rumah sakit. Juga terkadang dari donatur,” ucapnya.

Terkait keluhan tetangga atau warga sekitar, karena banyaknya pasien yang dirawat. Fatimah mengatakan selama ini tidak ada keluhan apa-apa. Apalagi lingkungan di dusunnya itu semua masih bersaudara.

"Selain itu ada kejadian lucu, pasien itu ada yang pergi ke warung (toko peracangan) dekat pondok ini. Beli rokok ngutang, ya sudah saya bayar. Tapi saya bilang, besok-besok jangan dikasih rokok karena pantangan saat perawatan. Dikasih kue saja atau jajanan lain," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini