Covid-19 Belum Berakhir, Dokter Ingatkan Cukup Istirahat hingga Kelola Stres demi Jaga Imun Tubuh

Masyarakat perlu cukup beristirahat, rutin berolahraga, dan memastikan mengelola stres dengan baik.

Eleonora PEW
Senin, 26 September 2022 | 09:28 WIB
Covid-19 Belum Berakhir, Dokter Ingatkan Cukup Istirahat hingga Kelola Stres demi Jaga Imun Tubuh
Ilustrasi Covid-19 - gejala omicron varian baru (Pixabay)

SuaraMalang.id - Masyarakat diingatkan oleh Dokter Felix Samuel dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung untuk terus melanjutkan menjaga imunitas tubuhnya dengan menjalani gaya hidup sehat. Terlebih, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir.

"Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, ditambah dengan konsumsi suplemen jika diperlukan," ujar dia yang berpraktik di RS Pondok Indah – Pondok Indah itu melalui keterangan tertulisnya, Minggu.

Felix, yang kini melanjutkan pendidikan pascasarjana bidang Fisiologi dan Kedokteran Olahraga itu, mengatakan, masyarakat juga perlu cukup beristirahat, rutin berolahraga, dan memastikan mengelola stres dengan baik.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan berkala yang mungkin sempat terlupakan selama pandemi tiga tahun terakhir, sebaiknya dilanjutkan kembali, apalagi jika memiliki faktor risiko gangguan kesehatan tertentu.

Baca Juga:Pandemi Covid-19 Belum Usai, Dokter Ingatkan Masyarakat Terus Jaga Imun Tubuh

Felix mengatakan, kejadian COVID-19 di Indonesia masih terus terjadi setiap harinya. Pembatasan kegiatan masyarakat sudah dianggap tidak terlalu efektif, apalagi pembatasan ini dapat menimbulkan dampak sosial ekonomi yang luas apabila dilakukan terlalu lama.

Di sisi lain, upaya vaksinasi dari pemerintah sampai dengan tahap booster atau dosis penguat untuk masyarakat dinilai cukup efektif dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

"Tentunya upaya tersebut perlu didukung oleh perilaku yang baik dari masyarakat," kata dia.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan yakni menggunakan masker di tempat umum, menjaga jarak sosial, dan rajin mencuci tangan hingga penyebaran COVID-19 bisa ditekan secara optimal.
Menurut dia, perilaku hidup sehat ini bukan hanya dapat mencegah masyarakat dari penyebaran COVID-19, tetapi juga upaya preventif terhadap berbagai penyakit lainnya. Upaya preventif merupakan salah satu pilar utama dalam manajemen kesehatan masyarakat. Tujuan akhirnya adalah peningkatan taraf kesehatan masyarakat secara umum.

"Upaya kesehatan melingkupi berbagi hal, antara lain pencegahan penyakit atau preventif, peningkatan kesehatan atau promotif, penyembuhan penyakit atau kuratif, dan pemulihan kesehatan atau rehabilitatif. Hal-hal ini penting dilakukan guna mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga tubuh tetap sehat," tutur Felix.

Baca Juga:Kiat Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba Datang

Kemudian, demi mendorong perilaku hidup sehat di masyarakat, maka diperlukan sejumlah upaya kesehatan. Adapun, upaya kesehatan tersebut meliputi edukasi kesehatan, upaya vaksinasi, peningkatan pelayanan kesehatan layanan primer, baik oleh pemerintah maupun swasta.

Hal lainnya yakni promosi perilaku hidup bersih dan sehat seperti pemberantasan sarang nyamuk, ASI eksklusif, pola makan yang baik, olahraga, tidak merokok, rajin cuci tangan, hingga aktivitas di Posyandu serta perlunya ada jaminan kesehatan atau asuransi kesehatan bagi seluruh anggota masyarakat. [ANTARA]

News

Terkini

Permainan yang dihadirkan di kidzooona beragam.

Lifestyle | 09:00 WIB

Aksi begal sepeda motor terjadi di Kota Malang, Jawa Timur. Kali ini seorang perempuan menjadi korban usai membeli minuman di minimarket.

News | 14:33 WIB

Video penganiayaan yang dilakukan seorang pria kepada dua perempuan di Malang yang sempat viral beberapa waktu lalu akhirnya terungkap.

News | 16:15 WIB

Kabar terbaru terkait Covid-19 datang dari para petugas medis di Oxford Amerika Serikat. Ternyata, efek samping Covid-19 bisa membuat orang kejang-kejang dan epilepsi

News | 13:48 WIB

Ratusan Aremania mendatangi Kantor Pos Malang di Jalan Merdeka Selatan, Kota Malang, Kamis (17/11/2022).

News | 13:13 WIB

Sebanyak 50 Aremania bersama keluarga korban Tragedi Kanjuruhan berangkat ke Jakarta. Mereka berencana membuat laporan ke Bareskrim Polri.

News | 11:03 WIB

Kabar terkait update Tragedi Kanjuruhan Malang masih tetap ramai kemarin, Selasa (15/11/2022).

News | 08:17 WIB

Viral video penganiayaan pemuda ke cewek di Malang

News | 08:07 WIB

Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan Malang masih terus menyuarakan tuntutan keadilan kepada kepolisian setempat atas tragedi yang menewaskan keluarga mereka.

News | 16:51 WIB

Genderang perang antara Denise Chariesta dengan Uya Kuya terus berlanjut. Bahkan, ia menuding Uya Kuya juga selingkuh.

Lifestyle | 15:13 WIB

Seorang wisatawan mengeluh saat berwisata ke Taman Wisata Air Wendit di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

News | 12:54 WIB

Video mesum yang diduga diperankan oleh oleh siswi SMK di Sampang, Madura, Jawa Timur beredar di media sosial.

News | 09:38 WIB

Tidak jelas pemicunya apa, tiba-tiba saja puluhan pemuda mengeroyok dua warga Desa Besuk Kidul Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo Jawa Timur ( Jatim ).

News | 09:34 WIB

Sejumlah peristiwa mewarnai pemberitaan di Malang kemarin, Senin (14/11/2022).

News | 08:31 WIB

Sampai saat ini kasus Tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Malang usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu, 01 Oktober 2022.

News | 07:58 WIB
Tampilkan lebih banyak