Viral Ketua DPRD Lumajang Tak Hafal Pancasila, Mahasiswa Justru Bacakan 'Pancasalah'

Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Jawa Timur Anang Akhmad Syaifuddin tidak hafal sila keempat teks Pancasila.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Senin, 12 September 2022 | 08:51 WIB
Viral Ketua DPRD Lumajang Tak Hafal Pancasila, Mahasiswa Justru Bacakan 'Pancasalah'
Viral Ketua DPRD Lumajang Tak Hafal Pancasila. [Instagram/@andreli_48]

SuaraMalang.id - Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Jawa Timur Anang Akhmad Syaifuddin tidak hafal Pancasila sila keempat. Hal itu terjadi saat dirinya menemui para pendemo dari Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI).

Momen tersebut terekam dalam video amatir yang diambil oleh salah satu peserta demo.  Video itu kemudian dibagikan oleh akun instagram @andreli_48.

Dalam video tampak Anang yang mengenakan kemeja batik berdiri di dekat meja. Ia kemudian mengucapkan butir-butir Pancasila yang kemudian diikuti oleh para mahasiswa. Namun, saat menyebutkan sila keempat, Anang terdengar salah dalam mengucapkan.

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dalam kebijaksanaan dan permusyawaratan,” ucap Anang.

Baca Juga:Heboh Ketua DPRD Lumajang Diduga Tak Hafal Pancasila, Banjir Ucapan Menohok: Lulus SD Nggak Sih?

Eh salah-salah,” kata Mahasiswi yang diduga merekam momen tersebut.

Sontak kesalahan ini membuat riuh para mahasiswa di dalam ruangan. Sejumlah mahasiswa yang berada di depan pun langsung bereaksi.

Inilah contoh gambaran pemimpin kita saat ini kawan-kawan,” ujar seseorang menggunakan pengeras suara.

ya kan didemo, gemetar saya pak,” ujarnya sambil mengusap dadanya.

Bapak jangan pernah membuat alasan pada kita. Ini namanya penistaan Pancasila kalau gitu,” ujar salah seorang orator dengan microfon.

Baca Juga:Miris! Kemana para Anggota DPRD Jabar? Demo Tolak BBM Naik sampai Hujan-hujanan hingga Malam, Satu Orang Datang Bubarkan Massa

Sila ke-4 Pancasila yang dilambangkan dengan “Kepala Banteng” itu seharusnya berbunyi Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.

Lalu pada video selanjutnya terdengar perwakilan HMI membacakan Pancasila dengan kalimat berbeda.

"saya wakili saja membacakan. Pancasila telah menjadi Pancasalah. Satu ketuhanan yang maha hormat. Dua kemanusiaan yang adil dan tidak beradab," ujarnya diikuti suara riuh.

"empat, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat penindasan. Lima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat yang diatas," lanjutnya.

Pembacaan tersebut kemudian diikuti oleh tepuk tangan para mahasiswa yang ada di dalam ruangan.

Unggahan tersebut pun langsung mendapat beragam komentar dari warganet.

"apalagi aturan baru yang mencalon tanpa SKCK dan bekas napi boleh," ujar iplj***

"kalah sama anak SD," kata ibnu***

"mantab ini, pancasila aja gak hapal. Zaman saya sekolah mah pembukaan UUD 45 harus hapal. Sampai sekarang masih hapal alhamdulillah," komen emy***

"kok bisa jadi anggota dpr macam gitu?," ujar tisna***

"pancasila kan selama ini hanya sekadar tulisan," ujar maulana***

"lawakan yang bagus adek-adek mahasiswa dan pak DPR," kata igaw***

"kolaborasi yang mantap yang satu gak hafal yang satu gak tau batasan," komen margy***

Kontributor : Fisca Tanjung

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini