Nahkoda Meninggal Akibat Perahu Terhantam Ombak 2 Meter di Jember

AKP Na'i melanjutkan, korban meninggal yakni nakhoda bernama Hanafi (50) warga Desa Pugerkulon, Kecamatan Puger. Korban mengalami luka pendarahan di bagian kepala.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Selasa, 02 Agustus 2022 | 13:28 WIB
Nahkoda Meninggal Akibat Perahu Terhantam Ombak 2 Meter di Jember
Perahu nelayan terhantam ombak di perairan pantai selatan Jember. [Instagram/@media.jember]

SuaraMalang.id - Kepala Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Jember AKP M. Na'i mengatakan seorang nelayan meninggal akibat kecelakaan di perairan laut selatan Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (1/8/2022).

Sedangkan dua rekannya selamat dan menderita luka-luka.

"Sebuah perahu jukung yang ditumpangi satu nakhoda dan dua nelayan terbalik dihantam ombak setinggi 2 meter di perairan Plawangan Puger," katanya, Selasa (2/8/2022).

AKP Na'i melanjutkan, korban meninggal yakni nakhoda bernama Hanafi (50) warga Desa Pugerkulon, Kecamatan Puger. Korban mengalami luka pendarahan di bagian kepala.

Baca Juga:Detik-detik Perahu Nelayan Karam Terhantam Ombak di Pantai Puger, Satu Orang Dilaporkan Meninggal

"Dua nelayan yang selamat yakni Ahmad Nur (55) dan Agil Jubran (17), keduanya warga Desa Pugerkulon yang mengalami luka-luka di bagian kepala, kaki, dan tangan, sehingga masih dirawat di Puskesmas Puger," tuturnya.

Kronologis kejadian, lanjut dia, ketiga korban menggunakan perahu jenis jukung yang bertuliskan Aliya hendak melaut mencari ikan dan sesampai-nya di perairan Plawangan Puger tiba-tiba ombak besar datang dengan ketinggian 2 meter.

"Perahu jukung tersebut dihantam ombak, sehingga terbalik dan menghantam pemecah ombak di Plawangan Puger. Ketiga korban sempat hanyut di sekitar lokasi," ungkapnya.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera menghubungi Kantor Satpolair agar dilakukan pertolongan dan mengevakuasi ketiga korban perahu terbalik tersebut.

"Kami segera melakukan pertolongan, namun satu orang yang juga nakhoda perahu meninggal dunia karena hanyut terhantam pemecah ombak (breakwater) dan dua orang ABK selamat," ujarnya.

Baca Juga:DP3 Balikpapan Akui Pasokan Ikan Hanya 17 Persen dari Nelayan, Ini Alasannya

Na'i menjelaskan semua korban berhasil dievakuasi dan kedua korban selamat juga dilarikan ke Puskesmas Puger untuk mendapat pertolongan karena mengalami luka-luka di bagian tubuhnya.

"Kami mengimbau agar nelayan meningkatkan kewaspadaan-nya terhadap ancaman gelombang tinggi saat melaut dan diimbau tidak melaut saat cuaca buruk demi keselamatan mereka sendiri," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini