Daryono menegaskan, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
"Tidak potensi tsunami, dua kali gempa susulan Magitudo 4,0 dan 4,1," imbuhnya.
Kekinian, lanjut dia, gempa di selatan Jawa Timur telah terjadi sebanyak 14 kali.
"Rentetan aktivitas gempa di selatan Jawa Timur sejak pukul 03.27 - 08.00 pagi ini sudah terjadi 14 kali gempa. Sebelum gempa utama (main shock) Mag. 5,2 juga didahului dua kali aktivitas gempa pembuka (foreshocks)," urainya.
Baca Juga:Gempa Susulan Magnitudo 5,0 di Selatan Jawa Timur, Sudah 32 Kali Gempa Sejak Subuh Tadi