Panglima TNI Pastikan Keturunan Anggota PKI Boleh Ikut Seleksi Menjadi Prajurit

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa meminta panitia seleksi penerimaan Prajurit TNI 2022 menghapus pertanyaan yang menanyakan hubungan kekerabatan calon prajurit dengan PKI.

Muhammad Taufiq
Kamis, 31 Maret 2022 | 10:48 WIB
Panglima TNI Pastikan Keturunan Anggota PKI Boleh Ikut Seleksi Menjadi Prajurit
Tangkapan layar Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa , Jumat (11/2/2022). ANTARA/Genta Tenri Mawangi

Dengan demikian, tes kesamaptaan tidak perlu lagi memasukkan pemeriksaan postur tubuh dan ujian renang, karena tidak semua calon prajurit memiliki akses ke kolam renang atau tempat untuk belajar berenang.

"Tidak fair (jika ada ujian berenang)," ujar Panglima menegaskan.

Kemudian, Panglima juga meminta Panitia Seleksi mengambil skor akademik dari transkrip nilai ijazah calon prajurit. Dengan demikian, ia meminta tes akademik pun dihapus dari tahapan seleksi.

"Menurut saya tes akademik ini tinggal ambil saja IPK (indeks prestasi kumulatif) dan transkripnya, karena bagi saya yang lebih penting ijazahnya saja. Tidak usah lagi ada tes akademik," kata dia.

Baca Juga:Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa: Keturunan PKI Jangan Jadi Alasan Gagalkan Calon Prajurit, Jangan Mengada-ada

Di penghujung rapat, Panglima meminta jajarannya memperbaiki mekanisme seleksi sebagaimana instruksi yang telah diberikan. Berbagai perbaikan dan perubahan itu, menurut Panglima, merupakan cara menjadikan tahapan seleksi Prajurit TNI 2022 berjalan lebih efektif, efisien, dan berkeadilan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini