Setiap hari Hero pun berangkat ke sasana di pinggiran Kota Malang dari rumahnya di Kabupaten Malang dengan berlari. Itu dilakukannya selama tiga tahun.
"Dan sampai di sasana, saya beri Hero porsi latihan lebih besar. Kan kalau awal porsinya harusnya sesuai dengan empat ronde tapi kalau Hero saya beri delapan ronde. Tapi saya tanya dulu iso a le? Dia menyanggupi. Dan ya bisa dia," ujarnya.
Hero pun juga tidak pernah membolos latihan. Enam hari dalam seminggu Hero berlatih tinju di sasana tersebut selama dua sampai tiga jam.
Demikian biodata Hero Tito.
Baca Juga:Duel Tinju Berujung Maut, Keluarga Ikhlaskan Kepergian Hero Tito
(Muh Adif Setiawan)