Mencuat Dugaan Pungutan untuk Jadi Pegawai di RSUD dr Moh Saleh, Wali Kota Probolinggo Minta Ditindak Tegas

eks PTT di RSUD dr Moh Saleh bersama aliansi LSM mengungkapkan adanya pungutan agar bisa bekerja di RS milik Pemkot Probolinggo itu.

Galih Priatmojo
Kamis, 03 Maret 2022 | 16:55 WIB
Mencuat Dugaan Pungutan untuk Jadi Pegawai di RSUD dr Moh Saleh, Wali Kota Probolinggo Minta Ditindak Tegas
Sesi tanya jawab wali kota Probolinggo dengan awak media terkait dugaan pungutan di RSUD dr Moh Saleh. [timesindonesia.co.id ]

SuaraMalang.id - Pengakuan eks pegawai tidak tetap (PTT) di RSUD dr Moh Saleh Kota Probolinggo tentang adanya pungutan untuk jadi pegawai di RS berpelat merah tersebut, mendapat perhatian Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin.

Melalui pers rilis secara virtual dari kantor Pemkot Probolinggo, Habib Hadi meminta agar kasus ini segera ditangani aparat penegak hukum dan segera diusut tuntas.

"Saya berterima kasih sekali ya, dengan adanya laporan ini. Saya harap jika kasus ini memang benar adanya, bisa diproses secara hukum untuk oknum yang menarik uang sebesar itu pada calon karyawan RSUD ini," katanya.

Dalam surat terbuka yang disampaikan saat demonstrasi di depan kantor DPRD, Rabu (3/3/2022), sebanyak 128 eks PTT di RSUD dr Moh Saleh bersama aliansi LSM mengungkapkan adanya pungutan agar bisa bekerja di RS milik Pemkot Probolinggo itu.

Baca Juga:Ratusan Pengemudi Demo Dishub Jateng, Pengamat: Banyak Pengemudi yang Harus Bayar Pungutan Liar

Besarannnya antara Rp 30-50 juta. Namun belakangan, mereka malah diputus kontrak oleh manajemen RSUD.

Selama demo aliansi LSM, Habib Hadi turut hadir di tengah-tengah massa. Dirinya meminta keterangan dari salah satu korban PHK itu terkait adanya kasus jual beli jabatan ini.

Jika memang terbukti adanya, mereka membayar pada siapa dan oknum yang terlibat.  "Namun sayangnya tidak diberi kesempatan bertanya saya oleh pendemo, dan saya sudah menunggu hingga proses orasi selesai," tambahnya.

Hadi juga menjelaskan, 128 eks pegawai tidak tatap itu bukan di-PHK, namun tepatnya kontrak kerja tidak diperpanjang. Karena memang perpanjangan kontrak ini dilakukan 1 tahun sekali.

Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengaku telah mengantongi nama dan data korban jual beli pekerjaan di RSUD dr Moh Saleh. Tinggal diproses penyelidikan, mencari siapa dalang dari kasus ini.

Baca Juga:Dugaan Pungutan Liar di Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta, Petugas Amankan Uang Miliaran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini