alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kakek di Jember Depresi Berat Ditinggal Belahan Jiwanya, Lalu Akhiri Hidup Secara Tragis

Muhammad Taufiq Selasa, 11 Januari 2022 | 17:00 WIB

Kakek di Jember Depresi Berat Ditinggal Belahan Jiwanya, Lalu Akhiri Hidup Secara Tragis
Jenazah kakek disemayamkan di rumah duka [SuaraMalang/Adi Permana]

Akhir hidup kakek di Jember ini tragis nian. Kakek berinisial SN (75) itu memilih mengakhiri hidup setelah ditinggal pergi istrinya.

SuaraMalang.id - Akhir hidup kakek di Jember ini tragis nian. Kakek berinisial SN (75) itu memilih mengakhiri hidup setelah ditinggal pergi istrinya.

Kakek warga Desa Gumukmas Kecamatan Gumukmas itu memilih gantung diri. Jasadnya ditemukan oleh keluarganya dengan kepala digantung dengan tali tampar, di usuk bambu dapur rumahnya, Selasa pagi (11/1/2022) sekitar pukul 06.30 WIB.

Keluarga yang menemukannya itu lantas menurunkan jenazahnya dengan cara memotong tali. Ini dikatakan Kapolsek Gumukmas AKP Subagiyo.

"Kakek tersebut diketahui oleh keluarganya, lalu menurunkan tubuh korban, dengan memotong talinya," katanya saat dikonfirmasi suaramalang.id, Selasa (11/01/2022).

Baca Juga: Tragis Nian Pria Kediri Ini Sampai Tembak Kepala Sendiri Gegara Di-PHK, Begini Kondisinya

Informasi dari keluarga korban, kakek tersebut mengalami depresi setelah ditinggal oleh istrinya. "Jadi kakek itu selalu berkeinginan menyusul istrinya, yang sudah meninggal," kata Kapolsek.

Subagiyo mengungkapkan, hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda luka atau tanda-tanda penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Keluarga korban menolak dilakukan outopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Itu juga dibuktikan dengan surat pernyataan keluarga korban," ujarnya menambahkan.

Tak berlangsung lama, kemudian pihak kelurga dibantu tetangga melaksanakan proses pemakaman kakek tersebut.

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Baca Juga: Berkat Kesigapan Polisi, Mahasiswi Asal Bandung Gagal Akhiri Hidup di Jembatan Kediri

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait