facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tragis! Pamitnya Mancing, Diantar Pulang Nyawanya Sudah Hilang

Muhammad Taufiq Minggu, 09 Januari 2022 | 15:40 WIB

Tragis! Pamitnya Mancing, Diantar Pulang Nyawanya Sudah Hilang
Evakuasi jenazah korban di perairan Madura [Foto: Beritajatim]

Warga di Dusun Banasem Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur geger. Muna'em (58), warga Desa Jambuir kecamatan yang sama ditemukan sudah meninggal.

SuaraMalang.id - Warga di Dusun Banasem Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur geger. Muna'em (58), warga Desa Jambuir kecamatan yang sama ditemukan sudah meninggal.

Padahal Ia pamitnya mau mancing ke laut. Mayat Muna'em ditemukan di perairan dusun Banasem oleh warga setempat. Jenazahnya kemudian dievakuasi ke tepian dan diantar ke rumahnya oleh warga bersama aparat.

Seperti dijelaskan Kasi Humas Polres Sumenep Akp Widiarti, jenazah korban ditemukan di perairan oleh nelayan yang sedang melaut, Minggu (09/01/2022).

"Mayat laki-laki itu diketahui bernama Muna’em (58), warga Desa Jambuir, Kecamatan Gayam," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Minggu (09/01/2022).

Baca Juga: Wacana Susi Air Melayani Penerbangan Rute Banyuwangi Sumenep

Jenazah korban pertama kali diketahui nelayan setempat saat melintas di Perairan Gayam. Nelayan pun menyampaikan kabar temuan mayat mengambang itu ke perangkat desa.

Setelah itu, perangkat desa meneruskan laporan warga ke kepolisian setempat. Anggota polsek bersama tim medis mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut.

Menurut informasi keluarga, korban pamit pergi memancing untuk menangkap ikan seperti biasanya. Namun keesokan harinya, ternyata korban ditemukan terapung di laut dalam kondisi tak bernyawa.

Keluarga korban menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah, dan memilih untuk menyegerakan pemakaman korban.

"Keluarga korban menganggap kematin korban adalah takdir, dan tidak akan melakukan penuntutan terhadap pihak manapun. Pernyataan itu dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani pihak keluarga," kata Widiarti.

Baca Juga: 6 Orang Luka Berat Dalam Kecelakaan Innova Tabrak Pohon Asem di Sumenep

Dari hasil visum luar, tidak ditemukan bekas-bekas penganiayaan di tubuh korban. "Korban diduga meninggal karena celaka sendiri," katanya menegaskan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait