"Saat mereka bekerja itu, banjir lahar dingin datang tiba-tiba, dan keduanya bersama penambang lain terjebak di tengah sungai dan tidak sempat menyelematkan diri," kata dia.
Keduanya, dikisahkan Wiwieko, dikatakan sempat bergandengan tangan bersama 8 penambang lain saat banjir lahar, sayang upaya mereka tidak bertahan lama. Mereka akhirnya terpisah.
"Miskan ditemukan selamat dan sudah dirawat di Puskesmas Candi Puro, Kabupaten Lumajang selama sepekan. Dia mengalami luka bakar di dada dan kakinya dan kini telah dipulangkan ke Kota Batu," katanya.
Baca Juga:Mempelajari Mitigasi Bencana dari Musibah Gunung Semeru, Diperlukan Banyak Evaluasi?