facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gunung Semeru Menyemburkan Asap Setinggi 500 Meter

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 28 Desember 2021 | 10:19 WIB

Gunung Semeru Menyemburkan Asap Setinggi 500 Meter
Gunung Semeru yang terpantau dari Pos Pengamatan di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang, Senin (27/12/2021). [ANTARA/HO-PPGA Semeru]

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru Liswanto dalam laporannya di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menyatakan kondisi Gunung Semeru.

SuaraMalang.id - Gunung Semeru terpantau mengeluarkan asap kawah setinggi 500 meter, Senin (27/12/2021). Status gunung berketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu masih pada level III siaga.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru Liswanto dalam laporannya di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menyatakan, kondisi Gunung Semeru itu teramati periode Senin (27/12/2021) pukul 12.00 hingga 18.00 WIB.

"Secara visual asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dengan instensitas tebal dan tinggi 500 meter di atas puncak kawah," katanya seperti diberitakan Antara.

Ia melanjutkan, aktivitas kegempaan tercatat guguran sebanyak tiga kali kejadian dengan amplitudo 2-4 mm dengan durasi 20-30 detik. Secara visual gunung api tampak jelas.

Baca Juga: Bak Anak Kecil, Viral Relawan Semeru 'Pukul Manja' Kakek Pakai Sandal: Bandel

"Status Gunung Semeru pada level III atau siaga, sehingga masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi)," sambungnya.

Masyarakat dilarang melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda luasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

Masyarakat juga diimbau mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

"Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," ujarnya.

Sumber: Antara

Baca Juga: Momentum Solidaritas, Gereja Tak Bernoda Galang Dana untuk Korba Letusan Gunung Semeru

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait