facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ribut Perkara Anggrek, Gadis Singosari Malang Dibunuh Sang Kekasih

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Jum'at, 19 November 2021 | 12:45 WIB

Ribut Perkara Anggrek, Gadis Singosari Malang Dibunuh Sang Kekasih
Pelaku pembunuhan MAM saat reka adegan di rumahnya, Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (19/11/2021). [Suara.com/Bob Bimantara Leander]

Sebelumnya dikabarkan gadis berinisial FR meninggal diduga akibat bunuh diri.

SuaraMalang.id - Tabir kematian gadis di Singosari, Kabupaten Malang berinisial FR (24) akhirnya terkuak. Bukan bunuh diri seperti dugaan awal, ternyata dianiaya kekasih sendiri berinisial MAM (26).

Diberitakan sebelumnya, FR ditemukan tewas di rumahnya Desa Losari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada Oktober 2021 lalu, dengan bekas luka sayatan senjata tajam.

Misteri kematian FR telah disingkap polisi. Diketahui penyebab FR meninggal karena dianiaya dengan cara dipukul pada bagian tubuh dan kepala serta mencekik leher korban.

Kapolsek Singosari, Kompol Achmad Robial menjelaskan, semua dugaan sebelumnya adalah alibi dari MAM untuk menghilangkan jejak pembunuhan. Diketahui sebelumnya, MAM terluka tusukan mengaku karena terlibat cekcok dengan sang kekasih.

Baca Juga: Sengkarut Bisnis Apartemen Malang City Point, Pengelola Dinyatakan Pailit

"Jadi dari hasil penyelidikan, dan penyidikan ternyata sayatan dan terlukanya pelaku itu adalah alibi saja. Sebenarnya, dia mencekik korban hingga meninggal dulu," kata Robi saat reka adegan pembunuhan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jumat (19/11/2021).

Robi menambahkan, tangan korban disayat saat sudah dalam posisi meninggal dengan menggunakan pisau cutter. Lalu MAM juga menusuk perutnya sendiri dengan pisau di lantai dua rumahnya.

Aksi biadab pelaku itu diketahui berdasar hasul 47 reka adegan yang dilakukan penyidik Polsek Singosari.

"Jadi untuk membuat kesan korban meninggal karena bunuh diri disayat tangan di kamar lantai satu. Setelah itu pelaku naik ke lantai dua dan menusuk perut pelaku sendiri dengan pisau yang diambilnya," kata Kompol Robi.

Untuk meyakinkan bahwa kejadian tersebut bukanlah penganiayaan, MAM lalu menghubungi kerabatnya serta kerabat korban. 

Baca Juga: Waspada! Rumah Warga Lowokwaru Malang Diobok-obok Komplotan Pencuri

"Dan kerabatnya lalu datang ke TKP dan kaget akhirnya dibawa ke rumah sakit. Pelaku pun sempat dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan," tutur dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait