alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Perjaka Tua di Tuban Pilih Gantung Diri di Rumah, Penyebabnya Misterius

Muhammad Taufiq Kamis, 14 Oktober 2021 | 22:27 WIB

Perjaka Tua di Tuban Pilih Gantung Diri di Rumah, Penyebabnya Misterius
ilustrasi gantung diri, bunuh diri. [Envato elements]

Entah apa yang ada di pikiran Lasmijan (55), perjaka tua asal Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Ia ditemukan tewas gantung diri di rumahnya.

SuaraMalang.id - Entah apa yang ada di pikiran Lasmijan (55), perjaka tua asal Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Ia ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Kamis (14/10/2021).

Sampai sekrang penyeb Lasmijan bunuh diri masih misterius. Keluarga juga tidak tahu menahu penyebab pria paruh baya itu memilih mengakhiri hidup dengan cara tragis seperti itu di rumahnya.

Kapolsek Merakurak IPTU Ciput Abidin mengatakan, Lasmijan ditemukan keluarga dalam keadaan meninggal dunia dengan cara gantung diri sekitar pukul 13.00 WIB.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sepupu korban, Taning (60) saat hendak mengantarkan makanan. Namun, saat itu pintu rumah dalam keadaan tertutup.

Baca Juga: Selama Covid-19, Kasus Bunuh Diri Anak di Wilayah Ini Capai Rekor Tertinggi

"Saat pintu tertutup, kemudian saksi mengetuk pintu dan memanggil korban, tapi tidak ada jawaban. Akhirnya saksi membuka pintu dan mencari korban, setelah samapai dibagian belakang rumah saksi terkejut mendapati korban dalam keadaan gantung diri," ujar IPTU Ciput, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com.

Masih kata Ciput, bahwa Lasmijan ditemukan gantung diri dengan tali plastik warna kuning dengan panjang 1,5 meter di kayu penyangga rumah.

"Melihat itu, akhirnya saksi keluar rumah dan meminta tolong kepada tetangganya," katanya menegaskan.

Aparat kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Puskesmas Merakurak bersama tim identifikasi Polres Tuban tidak didapati tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban juga menolak untuk dilakukan visum.

Baca Juga: Selama Pandemi, Kasus Bunuh Diri Anak di Jepang Mencapai Rekor Tertinggi

"Keluarga bersedia membuat pernyataan jika korban benar-benar meninggal karena gantung diri. Selanjutnya jenazah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," ujarnya memungkasi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait