Begini Gejala-gejala Penyakit Jantung yang Sering Dikira Maag

Mencegah lebih baik dari mengobati. Ungkapan ini populer sekali untuk menjelaskan betapa pentingnya kesehatan bagi setiap orang.

Muhammad Taufiq
Minggu, 03 Oktober 2021 | 06:05 WIB
Begini Gejala-gejala Penyakit Jantung yang Sering Dikira Maag
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Menjaga pola hidup sehat penting untuk mencegah potensi penyakit jantung, ujar dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Fachmi Ahmad.

Fahmi yang tergabung dalam anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia membeberkan gaya hidup yang berpotensi menimbulkan penyakit jantung.

Pertama, kurang beraktivitas fisik, terutama olahraga. Jarang beraktivitas fisik akan meningkatkan faktor risiko penyakit jantung, seperti kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, dan kadar kolesterol tinggi.

Makan makanan tidak sehat juga bisa berpotensi menimbulkan penyakit jantung. "Kandungan lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol dalam makanan akan mengakibatkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah. Terlalu banyak garam atau sodium bisa meningkatkan tekanan darah," kata Fachmi.

Baca Juga:Ternyata Stres Bisa Berpengaruh Terhadap Risiko Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya

Merokok juga tidak disarankan karena rokok mengandung banyak zat seperti tar, karbon monoksida, dan nikotin yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Kebiasaan minum alkohol juga tidak baik untuk jantung karena alkohol bisa membuat kadar trigliserida atau zat lemak dalam darah melonjak hingga menyebabkan penyakit jantung.

Istirahat yang cukup juga penting untuk kesehatan jantung, sebab tubuh perlu beristirahat untuk memulihkan diri sehingga semua organ, termasuk jantung, dapat kembali bekerja secara normal. Kurang istirahat juga bisa memicu stres yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung. ANTARA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini