alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cakupan Vaksinasi di Bondowoso Ditargetkan 29 Ribu Dosis Setiap Pekan

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 30 September 2021 | 09:00 WIB

Cakupan Vaksinasi di Bondowoso Ditargetkan 29 Ribu Dosis Setiap Pekan
ilustrasi vaksinasi di Kabupaten Bondowoso. [ANTARA FOTO/Fauzan]

Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur menargetkan cakupan vaksinasi Covid-19 sebanyak 29 ribu dosis per pekan.

SuaraMalang.id - Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur menargetkan cakupan vaksinasi Covid-19 sebanyak 29 ribu dosis per pekan. Supaya herd immunity atau kekebalan komunal dapat segera terwujud.

Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan, ribuan dosis vaksin bakal disebar ke seluruh kecamatan.

“Jadi setiap stok kita jatah setiap stok dalam seminggu itu sudah harus habis. Caranya, dibagi di kecamatan-kecamatan,” katanya mengutip dari TIMES Indonesia jariangan Suara.com, Rabu (29/9/2021).

Sasaran vaksinasi, lanjut dia, diutamakan bagi kelompok rentan. Selain itu juga untuk para pekerja atau karyawan. Dicontohkannya karyawan toko retail modern.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga untuk Umum Masih Wacana, Kemenkes Diskusi dengan Ahli

"Termasuk pula karyawan di perusahaan, serta bagi seluruh pelaku usaha bidang pariwisata juga semuanya wajib divaksin," jelasnya.

Agar target vaksinasi cepat tercapai, Pemkab Bondowoso juga memerintahkan para camat melakukan jemput bola ke rumah-rumah warga.

“Jemput bola bagi yang lansia (lanjut usia). Jadi kita gak boleh menunggu. Bagi mereka yang ingin mendapatkan administrasi pelayanan publik, harus ada persyaratan vaksin,” bebernya.

Sementara untuk menyukseskan 29 ribu dosis vaksin Covid-19 dalam seminggu di Bondowoso, Wabup Irwan meminta agar para camat harus bersinergi dengan Dinas Kesehatan.

“Pak camat harus berkoordinasi dengan Kapolsek, Danramil sampai ke tingkat desa,” jelasnya.

Baca Juga: Targetkan Herd Immunity, Gerai Vaksinasi Merdeka di Cisauk Gunakan Sistem Mobile

Ia menambahkan, penerapan aplikasi PeduliLindungi juga harus dilakukan, terutama bagi sektor pariwisata.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait