Pandemi Covid-19, Ratusan Siswa di Banyuwangi Putus Sekolah

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Banyuwangi, Suratno mengatakan, kasus siswa berhenti sekolah didominasi pelajar jenjang sekolah menengah pertama (SMP).

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Jum'at, 17 September 2021 | 13:55 WIB
Pandemi Covid-19, Ratusan Siswa di Banyuwangi Putus Sekolah
Ilustrasi siswa, pelajar, putus sekolah, Banyuwangi. [dok istimewa]

SuaraMalang.id - Ratusan siswa di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur putus sekolah selama pandemi Covid-19.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Banyuwangi, Suratno mengatakan, kasus siswa berhenti sekolah didominasi pelajar jenjang sekolah menengah pertama (SMP).

"Siswa SD 29 anak, dan 115 siswa SMP," kata Suratno mengutip dari Suaraindonesia.co.id jaringan Suara.com, Kamis (16/9/2021).

Dijelaskannya, faktor ekonomi keluarga yang terdampak pandemi Covid-19 menjadi faktor utama penyebab ratusan siswa putus sekolah.

Baca Juga:Polda Jatim: Malang Raya dan Banyuwangi Jadi Sasaran Kebijakan Ganjil Genap

"Kedua demotivasi atau beberapa anak karena sekolah di masa pandemi ini banyak dilakukan di rumah, mereka merasa seperti tidak sekolah dan terpaksa keluar dari sekolah," sambungnya.

Merespon kondisi itu, lanjut dia, Dinas Pendidikan Pemkab Banyuwangi berupaya mengajak para pelajar tersebut agar bisa kembali bersekolah dengan menguatkan program zero drop out. Tujuannya untuk menekan kecenderungan anak putus sekolah.

"Kepala sekolah dan bapak ibu guru, kami dorong sejauh mungkin mempertahankan anak-anak yang sudah drop out kembali ke sekolah," katanya.

Selain itu, lanjut Suratno, jika kendalanya biaya bisa di hentaskan melalui berbagai program afirmasi yang dimiliki Dinas Pendidikan. Diantaranya Siswa Asuh Siswa maupun Sekolah Asuh Sekolah (SAS), Program Indonesia Pintar (PIP), uang saku, dan program uang transport.

"Bagi yang masih sekolah tentu terus dimotivasi, kalau ada anak-anak yang rentan putus sekolah segera dilakukan penanganan. Walaupun terpaksa anak keluar dari pendidikan formal, juga tetap kita minta didampingi, minimal bisa melanjutkan ke kejar paket," tandasnya.

Baca Juga:Potensi Tsunami Selatan Jawa, BPBD Banyuwangi Imbau Warga Pesisir Jangan Panik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak