Krisis Ekonomi Jadi Tantangan Kabinet Baru Pemerintahan Taliban

Taliban segera mengumumkan kabinet baru setelah seluruh proses evakuasi Amerika Serikat berakhir.

Muhammad Taufiq
Minggu, 29 Agustus 2021 | 10:14 WIB
Krisis Ekonomi Jadi Tantangan Kabinet Baru Pemerintahan Taliban
Foto pertemuan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dan perwakilan kelompok Taliban. [Foto Twitter]

Ekonomi, yang hancur setelah empat dekade perang, juga menghadapi kerugian miliaran dolar dalam bantuan asing, menyusul penarikan kedutaan besar Barat dari negara itu.

Mujahid mengatakan masalah ekonomi yang dialami akan berkurang begitu pemerintahan baru terbentuk.

"Kejatuhan Afghani terhadap mata uang asing bersifat sementara dan itu karena situasi yang tiba-tiba berubah. Mata uang Afghani akan kembali normal begitu sistem pemerintahan mulai berfungsi," katanya.

Dalam pengumuman itu Mujahid juga mengutuk serangan pesawat tak berawak AS semalam terhadap militan ISIS setelah serangan bunuh diri Kamis di dekat bandara Kabul.

Baca Juga:Amerika Serikat dan Sekutu Sudah Mengevakuasi 111.000 Orang di Afghanistan

Namun dia mengimbau Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya untuk mempertahankan hubungan diplomatik setelah penarikan mereka, yang dia harapkan akan selesai "segera". ANTARA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini