Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Kabur saat Ibukota Kabul Dikuasai Taliban

Mengutip Antara, seorang pejabat tinggi Kementerian Dalam Negeri Afghanistan membenarkan jika Presiden Ghani sudah pergi ke Tajikistan sesaat sebelum pendudukan ibukota.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Senin, 16 Agustus 2021 | 13:35 WIB
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Kabur saat Ibukota Kabul Dikuasai Taliban
Presiden Afghanistan Ashraf Gani. [ANTARA]

SuaraMalang.id - Kelompok Taliban menguasai Ibukota Kabul, Minggu (15/8/2021) waktu setempat. Sedangkan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani diduga melarikan diri ke Tajikistan.

Mengutip Antara, seorang pejabat tinggi Kementerian Dalam Negeri Afghanistan membenarkan jika Presiden Ghani sudah pergi ke Tajikistan sesaat sebelum pendudukan ibukota.

Namun, pihak kantor kepresidenan enggan membenarkan informasi tersebut dengan mengatakan, "tidak bisa mengatakan apa pun menyangkut pergerakan Ashraf Ghani atas alasan keamanan".

Sementara itu, Kepala Lembaga Perdamaian Afghanistan Abdullah menyatakan tidak lagi menganggap Ghani sebagai presiden Afghanistan. Hal itu diungkapkannya melalui pesan video. Abdullah menuding Ghani sebagai mantan presiden.

Baca Juga:Afghanistan Memburuk, Indonesia Belum Rencana Tutup KBRI Kabul

Beberapa jam setelah kelompok Taliban memasuki Kabul, Abdullah mengeluarkan pernyataan dan menyalahkan Ghani atas situasi yang berlangsung saat ini di Afghanistan.

Terpisah, seorang pejabat tinggi kementerian luar negeri mengatakan bahwa Ghani memang sudah meninggalkan Afghanistan, namun ia mengaku tidak tahu pasti ke mana sang presiden pergi.

Sementara, Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan kelompoknya bersiaga di daerah-daerah pinggir kota dan sedang berbicara dengan pemerintah Afghanistan --yang didukung negara-negara Barat-- untuk meminta pemerintah menyerah secara damai.

"Para petempur Taliban sedang bersiaga di semua pintu masuk Kabul sampai peralihan kekuasaan secara damai dan memuaskan disetujui," katanya.

Para perwakilan Taliban dan pemerintah Afghanistan sebelumnya dijadwalkan melakukan pertemuan di Qatar pada Minggu, kata anggota tim perunding pemerintah, Fawzi Koofi, kepada Reuters.

Baca Juga:JK Yakini Tidak akan Terjadi Perang Saudara di Afghanistan

Sumber: Reuters

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini