alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemerintah Kabupaten Probolinggo Buka 4.218 Formasi CPNS dan PPPK

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 01 Juli 2021 | 14:25 WIB

Pemerintah Kabupaten Probolinggo Buka 4.218 Formasi CPNS dan PPPK
ilustrasi. CPNS Kabupaten Probolinggo. --Peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (26/10). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto]

Pendaftaran CPNS dan PPPK tahun 2021 itu diumumkan resmi melalui surat yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Soeparwiyono

SuaraMalang.id - Pemerintah Kabupaten Probolinggo membuka resmi pendaftaran CPNS dan PPPK tahun 2021. Kuota lowongan yang dibuka ada sebanyak 4.218 formasi.

Rinciannya, 382 formasi untuk CPNS dan 3.374 formasi untuk PPPK. Kemudian 462 formasi PPPK non guru. Pendaftaran dibuka hingga 21 Juli 2021 mendatang.

Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 itu diumumkan resmi melalui surat yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Soeparwiyono melalui seleksi terbuka yang digelar oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pada Juli 2021.

Sekda Soeparwiyono mengatakan, Pemkab Probolinggo sedang membutuhkan tambahan tenaga ASN.

Baca Juga: Pemkab Jember Buka 4.305 Formasi CPNS dan PPPK, Segera Daftar

"Beberapa bulan lalu, Pemkab Probolingggo mengajukan adanya rekruitmen tenaga ASN kepada pemerintah pusat. Kemudian Kabupaten Probolinggo diberi jatah sebanyak 4.218 formasi ASN," ujarnya dikutip dari suarajatimpost.com --jejaring media suara.com, Kamis (1/7/2021).

Ia melanjutkan, jatah atau kuota formasi yang disetujui pemerintah usat terbilang cukup banyak dibandingkan daerah lain. Hal itu penting karena setiap tahun terdapat ASN pensiun.

"Saya berharap dengan adanya rekruitmen ini, diharapkan dapat menunjang kinerja kami dalam menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut Soeparwiyono menegaskan bahwa tahapan seleksi secara terbuka dilakukan melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCN), sehingga dipastikan tidak ada kecurangan dalam seleksi.

“Kami tegaskan seleksi ASN tanpa dipungut biaya sedikitpun. Kalau mengetahui adanya pungutan liar oleh oknum yang tak bertanggung jawab, silakan laporkan kepada panitia atau pihak berwajib,” tukasnya. 

Baca Juga: Ini Daftar Formasi CPNS Kabupaten Gowa, Ada Untuk Disabilitas

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait