“Terbaru ada klaster jemaah masjid Darul Hadi di Kecamatan Tegaldlimo,” ungkapnya.
Rata-rata, kata Rio, dari kasus per kasus membuktikan bahwa kerumunan menjadi penyebab utama penyebaran Covid-19.
Merespon itu, warga Banyuwangi diimbau disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.
“Kita tidak henti-hentinya mengingatkan untuk melakukan pembatasan-pembatasan agar warga tidak melakukan aktivitas yang mengundang kerumunan,” pungkasnya.
Baca Juga:Ribuan Santri di Kabupaten Banyuwangi Disuntik Vaksin Covid-19
Dari seluruh kasus enam klaster baru ini jumlah total mencapai 278 warga terpapar Covid-19. lima diantaranya meninggal.