Selain menyuarakan anti tambang, massa juga mendesak Bupati Jember untuk melakukan evaluasi terhadap sejumlah tambak yang tidak berizin.
Aksi tersebut dikawal ketat oleh puluhan personel Polres Jember.
Polisi juga memagari halaman Pemkab Jember dengan kawat berduri dan dilanjutkan dengan penyemprotan disinfektan.
Baca Juga:Perusahaan Tambang TMS Ancam Hidup 58 Ribu Warga Sangihe