alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pulang dari Malaysia, Dua Pekerja Migran Asal Banyuwangi Positif Covid-19

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 11 Mei 2021 | 15:51 WIB

Pulang dari Malaysia, Dua Pekerja Migran Asal Banyuwangi Positif Covid-19
Ilustrasi Covid-19. pekerja migran asal Banyuwangi positif Covid-19. [Foto: Antara]

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi dr Widji Lestariono mengatakan, dua orang pekerja migran positif terpapar Covid-19 tersebut datang dari Malaysia.

SuaraMalang.id - Sejumlah 191 pekerja migran Indonesia (PMI) tercatat telah pulang ke Kabupaten Banyuwangi. Namun, sejumlah dua pekerja migran diketahui positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi dr Widji Lestariono mengatakan, dua orang pekerja migran positif terpapar Covid-19 tersebut datang dari Malaysia. Namun tidak ada gejala klinis yang dialami. Keduanya dalam kondisi sehat dan tergolong orang tanpa gejala (OTG).

kekinian dua pekerja migran tersebut menjalani karantina di Gedung Diklat Kecamatan Licin, Banyuwangi.

"Karantina selama 10 hari sejak mereka datang," katanya dikutip dari jatimnet.com jaringan suara.com, Selasa (11/5/2021).

Baca Juga: Enam Warga Banyuwangi Klaster Tarawih Meninggal Dunia dalam Waktu Sehari

Ia menambahkan, kedua pekerja migran dikarantina di gedung berbeda dengan tempat karantina pekerja migran yang negatif Covid-19.

Pria akrab disapa dr Rio ini melanjutkan, menjelang Lebaran 1442 Hijriah, pekerja migran asal Banyuwangi terus berdatangan setiap harinya. Mereka kemudian wajib menjalani karantina di Wisma Haji Surabaya dan Gedung Diklat Kecamatan Licin di Banyuwangi. 

Total pekerja yang telah datang 191 orang, dan sejumlah 161 orang telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Kekinian yang masih menjalani karantina berjumlah 30 orang.

"Terus, setiap hari ada yang datang, ada yang pulang. Tapi tidak tahu sampai kapan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan pekerja migran asal Banyuwangi yang putus kontrak jelang Lebaran 1442 Hijriah pulang kampung. Kedatangan mereka ditangani Satgas Penanganan Covid-19 dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten atau kota.

Baca Juga: Bertambah, Ada 62 Konfirmasi Positif COVID-19 Klaster Tarawih Banyuwangi

Sesuai prosedur mereka harus menjalani tes swab PCR, karantina selama 5 hari, dan kembali dites swab PCR. Bila hasil tes menunjukkan negatif mereka boleh pulang ke rumah masing-masing.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait